Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dianggap Meresahkan, Lapak PKL Masjid Mujahidin Pangkep Ditertibkan Satpol PP

KORANPANGKEP.CO.ID - Karena dianggap meresahkan belasan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Masjid Mujahidin Palampang, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terpaksa ditertibkan dan dibongkar oleh Satpol PP Pemkab Pangkep, Selasa (1/6/2021).

Meski diwarnai protes, dan menilai Pemkab Pangkep tidak bijak dalam memberi solusi kepada pedagang, namun para pemilik lapak nampak pasrah lapaknya di bongkar bahkan sebagian dari pelapak membongkar sendiri lapaknya saat Satpol PP mulai membongkar satu persatu lapak yang ada disekitaran Masjid Mujahidin

Kasatpol PP Pangkep, Jufri Baso yang memimpin pembongkaran menjelaskan, langkah tegas ini diambil karena banyak keluhan pengguna jalan maupun pedagang pasar sentral. Ia juga mengatakan, Pemkab Pangkep telah berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang agar membongkar sendiri lapak mereka.

"Sudah beberapa kali kami rapat terpadu dengan pedagang. Seharusnya penertiban ini kami lakukan sebelum puasa (Ramadhan) tapi pertimbangan banyak yang dagang songkok di sini makanya diundur sampai hari ini," jelasnya.

Menurutnya, penertiban ini bukanlah tanpa solusi. Sebab, pihaknya menyediakan lokasi baru yaitu lantai dua Pasar Sentral Pangkajene yang saat ini belum ditempati pedagang.

"Ini bukan penggusuran ini penggeseran ke lantai dua pasar sudah dikordinasikan dengan Dinas Perdagangan," ucapnya.

Salah seorang pedagang, Syair Haq mengaku sudah lima tahun berdagang pakaian di tempat ini. Menurut dia, seharusnya pemerintah membantu memajukan UKM, bukan malah menghancurkan tempat usaha mereka.

"Kami sudah berapa kali menyampaikan kalau kami di sini siap ditata bukan digusur. Harusnya pemerintah membantu kami sebagai pelaku UKM bukan seperti ini," ucapnya.

Ia mengatakan, banyak persoalan mendesak yang harusnya didahulukan selain menggusur PKL tanpa solusi yang jelas.

"Sedarurat apa keberadaaan kami di sini sampai harus diperlakukan begini," lanjutnya.

Solusi yang ditawarkan pemerintah untuk pindah ke lantai dua pasar sentral juga mereka tolak. Sebab kios di lantai dua tersebut merupakan kios pedagang pasar.

"Kami minta penataan, pengaturan saja bukan pembongkaran atau penggusuran," pungkasnya.

Berikut Rekaman Video Pembongkaran PKL Masjid Mujahidin


 

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Dianggap Meresahkan, Lapak PKL Masjid Mujahidin Pangkep Ditertibkan Satpol PP"