Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Singgung Petugas Penyekatan Mudik, Seorang Nityzen Berurusan Dengan Polisi

KORANPANGKEP.CO.ID - Komentarmu adalah harimaumu, mungkin inilah kata yang tepat diibaratkan kepada salah seorang nityzen asal kabupaten Pangkep dimana dia harus berurusan dengan polisi lantara berkomentar di salah satu postingan seseorang di group facebook yang dianggap menyudutkan petugas operasi penyekatan mudik lebaran diperbatasan Pangkep.


Dalam komentar tersebut pelaku menulis di kolom komentar terkait pengamanan di posko penyakatan larangan mudik. Di kolom komentar itu pelaku menulis bahwa kalau ingin lolos dari pos penyekatan larangan mudik di batas kabupaten Maros-Pangkep harus ada uang merah.

"Kejadiannya yaitu pada tanggal 12 sebelum puasa ada yang posting di info kejadian Pangkep dengan postingan menyudutkan petugas, Pada malam itu juga saya melakukan pencarian terhadap orang tersebut dan saya dapatkan info beserta dengan nomor hp-nya namun dia berada di daerah Morowali," kata Zulkifli Salah satu Anggota Patmor Sat Sabhara Polres Pangkep , Selasa (18/5/2021).

Setelah dihubungi oleh polisi dandiminta untuk segera menyerahkan diri, Herman yang diketahui sebagai warga kecamatan Minasatene tersebut akhirnya datang sendiri ke kantor Polres Pangkep untuk memberikan klarifikasi sekaligus langsung meminta maaf secara terbuka kepada anggota operasi penyekatan mudik lebaran yang bertugas saat itu.

"Jadi saya minta kepada dia untuk kembali ke Pangkep segera atau secepatnya namun baru pada hari ini dia bisa kembali ke Pangkep karena alasan ada pos penyekatan," jelas Zul.


(ADM-KP)

 

Posting Komentar untuk "Singgung Petugas Penyekatan Mudik, Seorang Nityzen Berurusan Dengan Polisi"