Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Masjid Nusantara Akan Bangun Masjid Yang Benar-Benar Terapung Di Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Masjid Nusantara kini tengah merancang masjid apung yang dibangun untuk warga kampung Buttue Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Seperti diketahui, kampung Buttue berada di daerah pesisir sungai dengan profesi warganya mayoritas sebagai nelayan dan pekerja tambak. Untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah warganya, Masjid Nusantara memiliki gagasan untuk membangun Masjid Apung.

Masjid Apung pertama di Pangkep ini akan menjadi sesuatu yang baru dan unik. Pasalnya, masjid itu benar-benar akan dibuat terapung di atas permukaan air. Menjadi tantangan tersendiri bagi Masjid Nusantara untuk merealisasikan konsep masjid apung tersebut.

"Untuk pekerjaan masjid apung kampung buttue Pangkep, ini menjadi salah satu yang berbeda bagi Masjid Nusantara karena kampung ini berada di wilayah pesisir. Tentu kita tidak bisa membangun masjid itu di daratan seperti pada umumnya. Setelah kita melakukan kajian, memang masjid apung yang paling tepat untuk warga Buttue," kata arsitek YMN Lutfi Maknun Maulana, Kamis (15/4/2021).


Lutfi menambahkan, masjid terapung ini bakal dibangun seluas 11x11 meter. Terkait desain, menurutnya masjid terapung ini mengedepankan arsitektur yang sederhana namun tetap nyaman digunakan.

"Tidak ada yg begitu spesial terhadap desain masjid buttue ini, namun tujuan utama dari desain ini yaitu mengedepankan keramahan dan kesederhanaan dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi setiap yang melakukan ibadah di masjid tersebut," tambah Lutfi.

Ia menargetkan pembangunan masjid rampung selama satu bulan pengerjaan. "Menjadi kebahagiaan bagi warga jika masjid ini rampung sebelum lebaran tiba. Mohon doa dan dukungannya kepada teman-teman semua," pungkasnya.

Sementara Direktur Masjid Nusantara Pras Purworo mengatakan pihak lembaga memutuskan untuk membangun masjid di Kampung Buttue karena keprihatinan. Sebelum adanya mushala yang dibangun pemerintah setempat, disana anak kampung nelayan harus berlayar menggunakan perahu kecil sejauh 12 Km demi menjangkau masjid terdekat. Bila kondisi tak memungkinkan, mereka memanfaatkan ruang sekolah untuk beribadah shalat berjamaah.

"Kampung Buttue didiami oleh 31 Kepala Keluarga (KK). Untuk itu, kami membersamai para donatur berusaha mewujudkan masjid layak yang bisa menampung jamaah disana," kata Pras.

Di samping kebutuhan, lanjut dia, masjid ini juga diharapkan nantinya menjadi ikon baru di kawasan Pangkep.

"Mudah-mudahan masjid di kampung Buttue ini menjadi ikon wisata religi di kawasan Pangkep. Selain dibangun untuk bisa dimakmurkan, masjid ini juga mudah-mudahan bisa mendorong peningkatan perekonomian warga," jelas Pras.

(ADM-KP/TRIBUN-NEWS)

Posting Komentar untuk "Masjid Nusantara Akan Bangun Masjid Yang Benar-Benar Terapung Di Pangkep"