Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terduga Pelaku Korupsi Dana Bencana Alam 2018 BPBD Pangkep Segera Diadili

KORANPANGKEP.CO.ID - Dua orang terduga pelaku Kasus korupsi bantuan logistik bencana alam oleh BPBD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) senilai Rp 245 juta pada tahun 2018 lalu dalam waktu dekat akan segera diadili di pengadilan kelas 1A khusus Makassar, dimana dalam kasus ini melibatkan mantan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pangkep, Muhammad Nasrum Syam bersama anak buahnya Muhammad Hockey Amir yang merupakan mantan Kasi Logistik Kabupaten Pangkep.


Berdasarkan data registrasi perkara di halaman SIPP PN Makassar, rencananya mereka akan diadili pada 13 Januari 2021 lusa, diregistrasi perkara tersebut juga tertulis bahwa keduanya ditengarai secara bersama-sama menyalahgunakan kewenangannya untuk menguntungkan diri sendiri dengan melakukan korupsi dana BPBD saat jebolnya bendungan tabo-tabo yang mengakibatkan banjir bandang melanda sejumlah kecamatan pada Februari 2018 lalu.

Keduanya diduga kuat melakukan korupsi hingga Rp 245 juta dari dana yang seharusnya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana saat itu. Pihak Polres Pangkep pun telah memeriksa 304 penerima bantuan bencana yang dilakukan secara door to door dan sebagian lagi keterangannya diambil dikantor Tipidkor Polres Pangkep, terhitung sejak digeledah BPBD Pangkep, Senin (23/9/2019) lalu.

"Kami periksa keduanya untuk mendapatkan informasi tambahan terkait kasus dugaan korupsi pada penyaluran bantuan bencana pada 2018 lalu, Seluruh penerima disemua kecamatan kita periksa, sesuaikan bantuan yang mereka terima dengan dokumen yang ada. Hasilnya, bantuan yang mereka terima tidak sesuai dan untuk perhitungan kerugian negara dilakukan oleh BPKP" Ungkap Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pangkep, IPDA Firman Selasa (2/6/2020) lalu.

kasus ini diduga menimbulkan kerugian negara ratusan juta terdiri dari dana bantuan bencana Banjir, dana bencana puting beliung dan dan bencana Kebakaran dan pihaknya telah melakukan gelar perkara tersebut di Polda Sulsel di Makassar beberapa waktu lalu

Pihak Kepolisian Polres Pangkep sendiri, telah menjerat keduanya dengan pasal Tipikor, masing-masing dengan pasal 2 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(ADM-KP)

Post a Comment for "Terduga Pelaku Korupsi Dana Bencana Alam 2018 BPBD Pangkep Segera Diadili"