Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sofyan Syam Gantikan Ayahnya Duduki Jabatan Plt. Ketua Golkar Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menunjuk pelaksana tugas (Plt) ketua di delapan daerah di Sulsel termasuk kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang ketua umumnya H. Syamsuddin Hamid mengundurkan diri beberapa hari yang lalu. Penyerahan SK oleh Ketua Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe digelar di Hotel Novotel, Selasa (5/1/2021) tadi malam.

Mereka yang ditunjuk sebagai Plt ketua masing-masing, Sofyan Syam di Pangkep yang merupakan anak bupati Pangkep  Syamsuddin Hamid, Taqwa Muler di Luwu Timur, Arifin Junaedi di Luwu Utara, Andi Hatta Marakarma di Palopo, Zulkarnaen Arief di Takalar, Irianto Ahmad di Makassar dan Syamsul Alam Ibrahim di Selayar.

Taufan Pawe mengatakan, penunjukkan Plt ini merupakan kebutuhan organisasi. Mengingat masa jabatan ketua DPD II Golkar di Sulsel sudah berakhir. Sehingga dibutuhkan gerakan yang cepat untuk membenahi partai.

“Tujuan utamanya melakukan konsolidasi yang pada akhirnya menggelar musda. Jasdi saya berharap para pemegang amanah ini turun kebawah konsolidasi untuk mengetahui ada tidak yang salah di DPD II masing-masing,” kata Taufan Pawe ke awak media.

Wali Kota Parepare dua periode ini menekankan, para Plt Ketua DPD II khsusnya daerah yang jumlah perolehan kursinya masih kurang untuk bekerja lebih keras agar menghasilkan ketua yang mampu membesarkan Partai Golkar. Apalagi target Partai Golkar menjadikan Ketua Umum Airlangga Hartato presiden Indonesia.

“Apalagi target kita pada pemilu selanjutnya yakni kemenangan. Itu sudah harga mati. Bahwa simbol partai kami harus posisi RI 1. Begitupun kursi di DPRD Sulsel dari 13 kita target 20 kursi. Begitupun di DPRD kota/kabupaten kita target pimpinan sehingga 15 kursi,” kata Taufa Pawe.

Sementara Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel Zulham Arief menambahkan, Plt akan bertugas memimpin konsolidasi Partai Golkar di daerah masng- masing. Terpenting, Plt akan bertugas menyelenggarakan musyawarah daerah (musda) untuk memilih pengurus defenitif.

“Sama dengan Plt sebelumnya, mereka ditugaskan untuk memimpin konsolidasi organisasi di daerah masing- masing dan selanjutnya menyelenggaran musda secepatnya,” kata Zulham Arief.

Sebelumnya diberitakan Bupati kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang sekaligus Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pangkep selama 3 periode, H Syamsuddin A Hamid SE akhirnya mengajukan pengunduran diri ke DPD I Golkar Sulsel yang diantar langsung oleh Sekretaris Golkar Pangkep, Rahmat Nur, Senin (28/12/2020).

Hal itu ia lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moril karena merasa tidak mampu memenangkan Partai Golkar baik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, maupun dalam pilkada serentak yang dihelat 9 Desember 2020, lalu.

“Tentu demikian, kita sangat sayangkan pengunduran diri bapak Syamsuddin A Hamid. Kami kehilangan figur. Surat pengunduran dirinya kini tengah di proses di DPD I Provinsi, Terkait pengunduran diri beliau. Merupakan sikap komitmen beliau, ketika tak mampu mengantarkan usungan calonnya menjadi pemenang di Pilkada Pangkep. Itu kami sangat hormati dan hargai, meski demikian pula kami harus kehilangan figur terbaik di Pangkep,” terang Rahmat Nur.   
Terpisah, H Syamsuddin A Hamid SE yang juga merupakan Bupati Pangkep dua periode tak menampik pengajuan mundur dirinya sebagai Ketua DPD II Golkar. Pengajuan mundur ini, merupakan konsekuwensi dari kegagalan Partai Golkar sebagai partai pengusung untuk pertama kalinya di Pilkada Pangkep.

“Kegagalan ini merupakan tanggungjawab saya, dan untuk pertama kalinya juga saya tidak berhasil memenangkan partai Golkar di pesta demokrasi,” tegas Syamsuddin.

Kepastian Syamsuddin Hamid mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar dibuktikan dengan surat pengunduran diri yang dibuatnya. Dalam surat pengunduran diri yang ditandadatangani pada 24 Desember tersebut, alasan Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mundur dari Ketua Golkar karena kalah di Pilkada.

“Sehubungan dengan hasil Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 dengan paslon bupati dan wakil bupati usungan Partai Golkar mengalami kekalahan, saya selaku Ketua DPD II Golkar Pangkep menyampaikan permohonan maaf,” kata Syamsuddin Hamid dalam petikan surat pengunduran diri yang diterima, pada Senin (28/12/2020).
“Dengan penuh rasa tanggungjawab menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua DPD II Golkar Pangkep,” Tambah Syamsuddin Disurat Pengunduran dirinya.

Surat yang ditandatangani langsung Syamsuddin Hamid lengkap dengan materai 6.000 itu juga ditembuskan ke ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua pertimbangan Golkar Pangkep.

(ADM-KP)

 

Posting Komentar untuk "Sofyan Syam Gantikan Ayahnya Duduki Jabatan Plt. Ketua Golkar Pangkep"