Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pupuk Susah Didapat, Petani Pangkep Menjerit, e-RDKK Tak Maksimal

KORANPANGKEP.CO.ID - Para petani di sejumlah daerah mengeluhkan pupuk subsidi yang susah didapat dari pasaran ( pupuk subsidi langka). Selain pupuk subsidi, pupuk non-subsidi juga sudah mulai susah ditemui di agen-agen distributor pupuk sementara padi mereka yang sudah mulai tumbuh besar, dan sudah waktunya untuk di pupuk. padahal baru baru ini provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan jatah pupuk paling banyak ketiga di Indonesia.


"Jangankan pupuk subsidi, pupuk non subsidi saja susah didapatkan kalaupun ada harganya tinggi dan kadang timbangannya kurang dari berat normalnya" kata salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya di kecamatan Minasatene

Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Irwan Nursaid meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah kelangkaan pupuk bersubsidi di Pangkep. Permintaan ini disampaikan Irwan merespons keluhan petani yang kesulitan memperoleh pupuk.

"Kami segera melakukan koordinasi dengan pihak dan dinas terkait, agar permasalahan ini segera bisa teratasi. Kita minta untuk segera diurus dan diselesaikan persoalan ini," kata Irwan yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkep, Kamis (14/1/2021).

Irwan bilang, dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil instansi terkait dan distributor untuk membahas keluhan petani yang mengaku kesulitan mendapat pupuk. "Segera kami jadwalkan untuk memanggil yang terkait dalam pembahasan kelangkaan pupuk ini," jelasnya.

Sementara itu, satu distributor pupuk bersubsidi di Pangkep, Kardi yang juga Direktur CV Batara Prima, membantah jika terjadi kelangkaan pupuk di Pangkep. Hanya saja, ada mekanisme yang harus dipatuhi sebelum penyaluran pupuk ke petani.

Dia menjelaskan bahwa, persediaan pupuk subsidi hingga saat ini cukup. Namun pupuk bersubsidi hanya diperuntukan bagi petani yang telah terdaftar dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

"Yang dapat ini hanya yang sudah menginput ke e-RDKK. Ini sebenarnya mulai dibahas karena musim pakai sekarang. Tetapi kita juga ada aturan yang mengikat," ungkapnya.

Sementara itu Plt Kadis Pertanian Pangkep, Andi Sadda yang dihubungi belum merespons pertanyaan awak media terkait keluhan petani yang kesulitan memperoleh pupuk.

(ADM-KP)

 

Post a Comment for "Pupuk Susah Didapat, Petani Pangkep Menjerit, e-RDKK Tak Maksimal"