Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Naik 1,5 Persen Segini Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2021 di Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) akhirnya menetapkan besaran kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2021, dimana pada tahun 2021 ini kenaikannya mencapai 1,5 persen di masa pandemi covid-19 sekarang ini,  hal ini di tetapkan pada rapat penetapan Umk pangkep tahun 2021, di bertempat dikantor Dinas Ketenagakerjaan kabupaten pangkep beberapa waktu lalu.

Rapat penetapan Upah Minimum Kab.Pangkep tahun 2021 tadi berjalan sangat alot, mengingat kami perwakilan dari unsur Serikat pekerja/buruh (Unsur Serikat pekerja Fsp.Kep.Kspi) mengharapkan ada kenaikan upah sebesar 2% dari UMK Pangkep tahun 2020,

Permintaan kami didasarkan walau ada surat edaran menaker tersebut, akan tetapi ada 5 gubernur yang menaikkan upah minimum. Yaitu Gubernur Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Bahkan untuk sulsel kenaikan Ump tahun 2021 naik sebesar 2%, UMK Makassar naik sebesar 2%, begitu pun UMK Luwu Timur naik juga sebesar 2%, Makanya kami juga mengharapkan kenaikannya sebesar 2% untuk Umk pangkep tahun 2021." Terang Muh.Idris,SH salah seorang perwakian serikat buruh/pekerja.

Setelah melalui diskusi dan perdebatan yang panjang serta alot akhirnya mereka menyepakati kenaikannya sebesar 1,5% sehingga UMK Pangkep pada tahun 2021 ini sebesar Rp.3.239.148. dan diterapkan mulai bulan Januari 2021.

Idris berharap, setelah kesepakatan ini seluruh pengusaha menjalankan kewajibannya membayar UMK sesuai aturan kepada pekerja/buruh.

“Dewan pengupahan akan mengawal terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak menjalankan kenaikan tersebut, dan akan memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk memberi sanksi bagi yang melanggar,” Pungkasnya

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Naik 1,5 Persen Segini Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2021 di Pangkep"