Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kepengurusan DPC LP2TRI Pangkep Resmi DIbekukan oleh Pusat

KORANPANGKEP.CO.ID - Lembaga Pemantau Penyelenggara Trias Politika Republik Indonesia (LP2TRI) Pusat, secara resmi membekukan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel.

Hal ini diungkapkan ketua dewan pimpinan daerah LP2TRI provinsi Sulsel Muh Ridwan Azis yang menyatakan telah me non aktifkan Keseluruhan pengurus dewan pimpinan cabang LP2TRI kabupaten Pangkep yang lama dan akan menunjuk komposisi kepengurusan yang baru.

"Kepengurusan sudah kita non aktifkan, dan Saya berharap kepada pengurus cabang LP2TRI Pangkep  agar kepengurusan yang baru kelak bisa bersenergi dgn pemerintah daerah serta menjunjung tinggi lembaga dan memiliki integritas untuk membesarkan lembaga termasuk menciptakan transparansi akuntabilitas dan saling terbuka" Katanya.

Ridwan menyebutkan meski lembaga yg sempat naik daun di kabupaten Pangkep ini, karena telah mendapat kepercayaan oleh pemerintah melalui komisi pemilihan umum KPU selaku panitia penyelenggara pemilukada untuk menjadi mitra dalam pengawasan Pilkada serentak Kabupaten Pangkep 2020 lalu, dimana LP2TRI salah satu lembaga yg telah lolos verifikasi oleh KPU dan mendapat sertifikat selaku lembaga pemantau pemilukada di Pangkep

Bahkan LP2TRI baru sepekan yang lalu nama besarnya yang menggema di Sulawesi Selatan khususnya di kabupaten Pangkep bahkan menasional sampai ke pusat dan ke istana kepresidenan republik Indonesia dan mendapat apresiasi langsung dari pengacara senior Edy Mawardi Harahap SH MH. yang juga merupakan ketua umum LP2TRI Pusat, namun karena sesuatu hal masa kepengurusan yang masih berlaku LP2TRI DPC Pankep terpaksa dibekukan atau diberhentikan

Dari Informasi yang dihimpun awak media sejumlah sumber menyebutkan pembekuan kepengurusan LP2TRI DPC Pangkep disebabkan karena tidak adanya transparansi akuntabilitas pengelolaan lembaga.

(ADM-KP)

Post a Comment for " Kepengurusan DPC LP2TRI Pangkep Resmi DIbekukan oleh Pusat"