Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Balita dan Ibu Hamil Dapat BLT Total Rp.6 Juta, Begini Cara Mendapatkannya

KORANPANGKEP.CO.ID - Pemerintah akan memberikan dana bansos berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) kepada ibu hamil dan balita. Totalnya mencapai Rp6 juta setahun dimulai tahun ini. Dengan rincian, BLT ibu hamil sebesar Rp3 juta dan BLT balita usia 0-6 tahun Rp3 juta setahun.

BLT tersebut akan disalurkan kepada ibu hamil dan balita dalam kurun waktu satu tahun. Adapun masa pencairan dilakukan 4 kali, di mulai dari Januari, April, Juli dan Oktober.

BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah, di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengambil BLT ibu hamil dan balita.

BLT ibu hamil dan balita tersebut disalurkan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan di mulai Januari, April, Juli dan Oktober. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN. Namun sebelum mengambil BLT ibu hamil dan balita ada syarat yang harus dipenuhi

Berikut syarat-syarat mendapatkan BLT ibu hamil dan seperti dikutip, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

1. Sama seperti cara mengambil bantuan lainnya, ibu hamil wajib memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

2. Apabila belum memiliki KPS, ibu hamil bisa mengajukan permohonan kepada RT/RW terlebih dahulu, lalu disampaikan ke kelurahan. maka Kepala Desa akan melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan. Dari sini akan diputuskan apakah berhak memperoleh KPS atau tidak.

3. Setelah prosedur tersebut terpenuhi, Ibu dan Balitanya bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tak berhenti di situ, setelah Ibu menerima bantuan ada aturan yang wajib dipenuhi diantaranya;

1. Selama kehamilan, Ibu wajib melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan selama 4 kali, yakni pada usia kehamilan 0-3 bulan, usia 4-6 bulan dan dua kali di usia kehamilan 7-9 bulan.

2. Pada masa pemeriksaan Ibu akan mendapatkan suplemen vitamin untuk menjaga kesehatan Bunda dan bayi kandungan.

3. Apabila Ibu melahirkan wajib memperoleh pertolongan di fasilitas kesehatan.

4. Di masa nifas Ibu juga wajib melakukan pemeriksaan hingga memperoleh layanan KB pasca persalinan. Setidaknya 3 kali pada minggu pertama, keempat dan keenam setelah Bunda melahirkan.

Sebagai informasi, kewajiban tersebut wajib dipenuhi bagi ibu hamil yang mendapatkan fasilitas PKH. Semoga bermanfaat.

(ADM-KP)

Post a Comment for "Balita dan Ibu Hamil Dapat BLT Total Rp.6 Juta, Begini Cara Mendapatkannya "