Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diujung Jabatannya, Bupati Pangkep Mengudurkan Diri Dari Ketua Golkar

KORANPANGKEP.CO.ID - Bupati kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang sekaligus Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pangkep selama 3 periode, H Syamsuddin A Hamid SE akhirnya mengajukan pengunduran diri ke DPD I Golkar Sulsel yang diantar langsung oleh Sekretaris Golkar Pangkep, Rahmat Nur, Senin (28/12/2020).

Hal itu ia lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moril karena merasa tidak mampu memenangkan Partai Golkar baik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, maupun dalam pilkada serentak yang dihelat 9 Desember 2020, lalu.

“Tentu demikian, kita sangat sayangkan pengunduran diri bapak Syamsuddin A Hamid. Kami kehilangan figur. Surat pengunduran dirinya kini tengah di proses di DPD I Provinsi, Terkait pengunduran diri beliau. Merupakan sikap komitmen beliau, ketika tak mampu mengantarkan usungan calonnya menjadi pemenang di Pilkada Pangkep. Itu kami sangat hormati dan hargai, meski demikian pula kami harus kehilangan figur terbaik di Pangkep,” terang Rahmat Nur.   

Terpisah, H Syamsuddin A Hamid SE yang juga merupakan Bupati Pangkep dua periode tak menampik pengajuan mundur dirinya sebagai Ketua DPD II Golkar. Pengajuan mundur ini, merupakan konsekuwensi dari kegagalan Partai Golkar sebagai partai pengusung untuk pertama kalinya di Pilkada Pangkep.

“Kegagalan ini merupakan tanggungjawab saya, dan untuk pertama kalinya juga saya tidak berhasil memenangkan partai Golkar di pesta demokrasi,” tegas Syamsuddin.

Kepastian Syamsuddin Hamid mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar dibuktikan dengan surat pengunduran diri yang dibuatnya. Dalam surat pengunduran diri yang ditandadatangani pada 24 Desember tersebut, alasan Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mundur dari Ketua Golkar karena kalah di Pilkada.

“Sehubungan dengan hasil Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 dengan paslon bupati dan wakil bupati usungan Partai Golkar mengalami kekalahan, saya selaku Ketua DPD II Golkar Pangkep menyampaikan permohonan maaf,” kata Syamsuddin Hamid dalam petikan surat pengunduran diri yang diterima, pada Senin (28/12/2020).

“Dengan penuh rasa tanggungjawab menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua DPD II Golkar Pangkep,” Tambah Syamsuddin Disurat Pengunduran dirinya.

Surat yang ditandatangani langsung Syamsuddin Hamid lengkap dengan materai 6.000 itu juga ditembuskan ke ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua pertimbangan Golkar Pangkep.


Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe juga membenarkan informasi tersebut. Taufan Pawe bahkan menilai Syamsuddin A Hamid merupakan sosok yang bertanggung jawab. Sebagai figur yang loyal dan sukses membesarkan Partai Golkar, Taufan Pawe memberi penghargaan dengan mendaulat Syamsuddin A Hamid sebagai Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Sulsel.

“Betul dinda, beliau bersikap seperti itu karena merasa bertanggung jawab atas kekalahan usungan Golkar di pilkada Pangkep. Sebelum bersikap beliau telah komunikasikan terlebih dahulu dengan saya. Beliau tetap berada di Golkar tidak ke mana-mana. InsyaAllah beliau sebagai kader senior, sepantasnya beliau dalam kepengurusan saya akan diposisikan di Dewan Pertimbangan DPD 1 Golkar Sulsel,” Pungkas Taufan Pawe.

(ADM-KP)
 

Posting Komentar untuk "Diujung Jabatannya, Bupati Pangkep Mengudurkan Diri Dari Ketua Golkar"