Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bawaslu Pangkep Rekomendasikan Pemilihan Suara Ulang di Pulau Satanger

KORANPANGKEP.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel akhirnya merekomendasikan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 2 Desa Satanger Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, hal ini dilakukan karena salah seorang oknum petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dinilai berbuat curang pada saat pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Ketua Bawaslu Pangkep, Syamsir Salam menyebutkan oknum ketua KPPS tersebut melakukan tindakan yang dapat merugikan pemilih, dimana Ketua KPPS tersebut memberikan kode pada sampul surat suara pemilih, sehingga hal tersebut melanggar asas Pemilihan yaitu langsung, umum, bebas, rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil)

"Dalam Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak tahun 2020, Petugas KPPS meminta Pemilih memberi tanda khusus, menandatangi, atau menulis nama atau alamatnya pada surat surat suara yang sudah digunakan. Kejadian tersebut terjadi di TPS 2 Desa Satanger Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep. Jumat, (11/12/2020).

Atas kejadian tersebut menurut Syamsir Berdasarkan Pasal 59 ayat 2 (dua) huruf b Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8  Tahun 2018 sebagaimana telah diubah menjadi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan  Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yang berbunyi : Pemungutan suara di TPS dapat diulang jika dari hasil penelitian dan pemeriksaan Panwas Kecamatan terbukti terdapat 1 (satu) atau lebih keadaan sebagai berikut pada huruf b & c :

"Petugas KPPS merusak lebih dari satu surat suara yang sudah digunakan oleh Pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah ”

Samsir menambahkan selain itu, oknum KPPS tersebut telah melanggar Pasal 15 Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum, Dalam melaksanakan prinsip profesional, Penyelenggara Pemilu bersikap dan bertindak.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Bawaslu Pangkep Rekomendasikan Pemilihan Suara Ulang di Pulau Satanger"