Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemda Masih Minim Usulkan Guru PPPK, PANRB Perpanjang Masa Pengusulan

KORANPANGKEP.CO.ID - Seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanian Kontrak (PPPK) Tahun 2021 disebut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrari (PAN-RB) sebagai kesempatan bagai guru honorer kategori dua (honorer k2). Mulai tahun 2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka kesempatan bagi guru untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemnbukaan peluang seleksi penerimaan PPPK tersebut adalah upaya pemerintah untuk mengakomodir kebutuhan tenaga guru di daerah. Namun, hingga saat ini menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, formasi Guru PPPK yang tersedia masih lenggang.

"Sampai dengan saat ini, baru 174.077 formasi Guru PPPK yang telah diusulkan oleh Pemerintahan Daerah (32 Provinsi, 370 Kabupaten, dan 89 Kota)," ujar Tjahjo Kumolo

Imbas dari pendaftar formasi Guru PPPK yang masih sepi, pemerintah putuskan untuk memperpanjang jadwal rekrutmen.

"Sehingga pengajuan usulan untuk formasi guru PPPK akan diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2020," tutur Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo juga menyampaikan anggaran gaji bagi guru di daerah yang lulus dalam seleksi PPPK 2021 akan dijamin kelayakannya.

Sebagaimana diketahui, PPPK 2021 nanti juga terbuka lebar untuk guru honorer. Untuk formasi PPPK sendiri, guru pelamar minimal berusia 20 tahun dan maksimal 59 tahun. Selain itu ada peraturan yang harus dipenuhi para pendaftar, yakni tidak boleh meminta pindah selama 10 tahun apabila sudah dinyatakan lulus seleksi.

Tahapan pendaftaran PPPK tahun 2021 belum dirilis secara resmi. Namun, calon pendaftar PPPK 2021 dapat menjadikan referensi alur pendaftaran PPPK tahun 2019 untuk gambaran.

1. Pembuatan akun melalui laman sscasn.bkn.go.id

2. Pelamar memilih menu PPPKatau ssp3k.bkn.go.id

3. Melakukan registrasi dan mengisi data yang diperlukan, yaitu.
   • Nomor Peserta Ujian K-II
   • Tanggal lahir
   • Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
   • Alamat email aktif, kata sandi atau password, dan pertanyaan keamanan
   • Pasfoto formal dengan ukuran minimal 120 KB maksimal 200 KB (format .JPG atau .JPEG)
4. Mencetak Kartu Informasi Akun setelah semua data terisi

5. Melakukan login di laman SSP3K dengan NIK dan kata sandi yang sudah terdaftar

6. Melengkapi Data yang diperlukan
   • Foto diri sambil memegang KTP dan Kartu Informasi Akun
   • Memilih jabatan dan melengkapi riwayat Pendidikan
   • Melengkapi biodata
   • Mengnggah dokumen yang diperlakukan (sesuai yang disyaratkan instansi)
   • Memeriksa data yang sudah diisi pada form resume
   • Mencetak Kartu Pendaftaran
7. Menunggu tim verifikator untuk memeriksa berkas dokumen yang sudah di-upload atau dikirim

8. Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan memperoleh kartu ujian sebagai syarat mengikuti tahapan selanjutnya

9. Panitia seleksi PPPK di setiap instansi akan mengumumkan kelulusan pelamar.

Sementara itu, bagi guru honorer yang tidak lolos seleksi di tahun ini bisa mengulang di tahun-tahun berikutnya. Jika gagal pertama kali, Peserta akan mendptkan kesempatan sampai tiga kali untuk bisa lulus tes seleksi ini.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Pemda Masih Minim Usulkan Guru PPPK, PANRB Perpanjang Masa Pengusulan"