Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jadi TO Polisi, Begal Diringkus Tim Resmob Polres Pangkep dan Resmob Polda Sulsel

KORANPANGKEP.CO.ID - Tim Resmob Polres Pangkep terus memburu para pelaku Begal dengan kekerasan menggunakan busur yang terjadi dijalan Ketimun Kelurahan Mappasaile, kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kali ini Tim Unit Buser Polres Pangkep, menangkap satu orang lagi pelaku begal yakni Supriadi alias Boski (20 tahun) warga Jalan Sultan Abdullah 1 , Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Lama Kota Makassar. Rabu (18/11/2020) sekitar 13.00 wita.

Supriadi alias Boski berhasil dibekuk
dalam target operasi (TO) pada Operasi Sikat 2020 usai berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel  yang berhasil mencium keberadaan pelaku sedang berada disekitar rumahnya di Jalan Sultan Abdullah 1 , Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Lama Kota Makassar. Polisi kemudian meringkus pelaku tanpa perlawanan.

Saat diintrogasi Polisi, Supriadi alias Boski mengakui perbuatannya bersama 2 orang lainnya saat itu ia mengaku berperan mengancam korban dengan menggunakan sebilah badik dan merampas Handphone milik korban. Dimana Korban saat itu berada di pekarangan rumah sedang bermain game tiba tiba datang 3 orang lelaki tdk di ketahui tiba tiba merampas hp milik korban lalu pelaku membentangkan busur dan mengenai pergelangan tangan korban, Polisipun lantas membawa pelaku ke Kabupaten Pangkep untuk menunjukkan Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Namun saat diminta oleh polisi untuk menunjukan TKP saat itu, pelaku kemudian mendorong salah satu anggota tim dan berusaha melarikan diri dari sergapan polisi, saat itu pula polisi memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tidak diindahkan oleh pelaku sehingga dengan satu tembakan terarah dan terukur polisi berhasil melumpuhkan pelaku di bagian salah satu betisnya dengan timah panas

Supriadi alias Boski kemudian digiring masuk ke Mapolres Pangkep mengikuti jejak rekan kerjanya melakukan kejahatan tersebut yakni Syaiful Alias Carlo yang tertangkap tiga hari sebelumnya pada tanggal 15 Nopember 2020 lalu, sementara satu terduga pelaku lainnya kini masih dalam penyidikan dan pengejaran Polisi

"Pelaku merupakan residivis pernah di amankan di Polres Tabes makassar kasus jambret dan Polsek Tallo dengan Kasus Pencurian barang mobil ekspedisi, Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa satu bila badik yang di gunakan mengancam korban saat Beraksi" Jelas Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong. Kamis (19/11/2020)

Sebelumnya diberitakan  Tim Unit Resmob kemudian melakukan Serangkaian Penyelidikan terkait Dugaan Tindak Pidana Pencurian disertai kekerasan dengan modus begal yang terjadi dilokasi tersebut, Dengan berkoordinasi dengan Tim Resmob Polda Sulsel, dan berhasil menemukan ciri-ciri Pelaku yang sama yang terekam kamera CCTV, dan mendapati pelaku sedang kumpul bersama teman-temannya. Minggu (15/11/2020)

Polisi kemudian langsung menyergap pelaku tanpa perlawanan, dan langsung mengintrogasi pelaku dan Ia mengakui bahwa benar telah melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan modus begal bersama dua orang rekan lainnya yg saat ini masih dalam pencarian.

Tim Unit Buser Polres Pangkep Selanjutnya melakukan pengembangan pencarian BB (barang bukti) berupa satu unit Handphone merek Samsung N9 warna hitam yang diduga dikuasai oleh seorang pria bernama Herlan (34 tahun) Jalan Sultan Abdullah raya, Tallo, kota Makassar.

Selain mengamankan 1 unit HP yang diduga dikuasai lelaki Berinisial HR dan tim juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor merek Yamaha Fino warna coklat yang diduga digunakan para pelaku untuk melancarkan aksinya saat itu.

"Selanjutnya Pelaku dan BB kami bawa ke Mapolres Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut, BB yang diamankan berupa 1 (satu) Unit motor merk Yamaha Fino warna coklat, satu unit handphone merk Samsung N9 warna hitam, dan satu buah anak busur panah, yang diduga digunakan pelaku melancarkan aksinya" Pungkas Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong.

(ADM-KP)

 

Post a Comment for "Jadi TO Polisi, Begal Diringkus Tim Resmob Polres Pangkep dan Resmob Polda Sulsel"