Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hendak Mencari Kepiting, Kapal Nelayan di Pangkep Tenggelam Dihantam Ombak

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebuah kejadian naas menimpa dua orang nelayan yang hendak mencari kepiting di pagi buta, subuh tadi, dimana kapal kayu nelayan yang ditumpangi Ambo Jambi (70 tahun) dan anaknya Zainal (30 tahun) Warga warga Kampung Bawasalo, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, pecah dan tenggelam akibat dihantam ombak keras.

Kejadian berawal saat Ambo Jabi dan Anaknya meninggalkan rumahnya nekat melaut mencari kepiting rajungan di subuh hari sekitar pukul 05.00 Wita meski cuaca pada hari itu tidak sedang hujan lebat dan anin kencang serta berombak, saat masuk perairan laut sebelah utara pulau Sakuala, Desa Mattiro Bombang, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, tiba tiba ombak besar menghantam kapal jolloro mereka hingga terbalik dan Perahu jolloro yang mereka tumpangi hancur seketika. Bahkan tenggelam hingga ke dasar laut

Seketika itu pula ambo jabi dan anaknya terlempar kelaut, dan masing masing berusaha menyelamatkan diri, saat terapung di tengah laut Zainal berhasil meraih serpihan papan dari perahunya yang pecah tersebut untuk dijadikan pelampung, sementara ayahnya Ambo Jabi tenggelam dan tidak kelihatan saat itu

Ditengah ombak besar Zaenal pun berusaha mencari orang tuanya. Namun perjuangannya tak membuahkan hasil hingga mentari terbit. Dia pun yang kelelahan ikut terbawa arus laut dan sesekali berenang hingga tiba di Dermaga Bawapitu, Desa Pitusungu, Kecamatan Ma’rang, sekira pukul 09.00 WITA.

Warga yang melihat langsung menolong. Zaenal pun langsung menyampaikan kepada warga bahwa perahu jolloro yang digunakannya tenggelam. Lalu warga bersama Zainal kembali ke laut mencari korban yang hilang tersebut.

Sementara itu Petugas gabungan terdiri Polairud, TNI, Basarnas dan BPBD yang menerima berita kejadian naas tersebut bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban disekitar lokasi kejadian tenggelamnya kapal nelayan tersebut.

Kasat Polairud Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, Ia menyebutkan saat ini Tim SAR Gabungan masih terus mencari keberadaan korban.

"Saat ini kami masih melakukan pencarian, dan akan menyampaikan jika sudah ada perkembangan lebih lanjut," Jelasnya.

Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle menerangkan Timnya pun sampai saat ini masih terus mencari keberadaan korban. termasuk mengirim tim regu penyelam untuk mencari keberadaan korban didasar laut.

"Untuk status korban, kami belum bisa mengambil kesimpulan sebab belum mendapatkan keberadaan korban yang hilang,” Pungkasnya.

(ADM-KP)
 

Posting Komentar untuk "Hendak Mencari Kepiting, Kapal Nelayan di Pangkep Tenggelam Dihantam Ombak"