Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tak Ingin Tersandung Hukum Relawan BPBD Pangkep Patungan Ganti Logistik Covid-19

KORANPANGKEP.CO.ID - Logistik bantuan Covid-19 masyarakat kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel yang dipakai oleh  Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pangkep untuk korban bencana masamba luwu utara akhirnya diganti dengan cara Patungan antara mereka.

Tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pangkep mengganti logistik secara patungan sesuai dengan jumlah bantuan yang dialihkan ke bantuan bencana Luwu Utara, yakni dengan total sebanyak 250 paket sembako

Penggantian paket sembako ini dilakukan setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep memberikan peringatan tegas ke BPBD Pangkep, usai mengalihkan bantuan covid-19 masyarakat Pangkep yang dianggap melanggar prosedural anggaran dimana anggaran Pangkep tak boleh dialihkan kekabupaten lain.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle menyebutkan, penggantian barang tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Kejari Pangkep, dimana Kejari Pangep mengultimatum BPBD untuk segera mengganti logistik yang dialihkan ke Masaamba tersebut palin lambat hari (3/8/2020) karena hal tersebut adalah kesalahan fatal. Dia pun mengungkapkan, dana yang digunakan untuk mengganti barang tersebut berasal dari dana pribadi tim relawan yang turun saat itu.

“Sesuai arahan kejaksaan, di mana kita tak bisa mengganti barang dengan APBD, maka kami ganti dengan uang pribadi hasil sokongan. Kalau jumlah barangnya, sekira Rp.75 juta,” ujarnya.

Kallang menyebutkan pihaknya pun telah meminta maaf ke pihak Dinas Ketahanan Pangkep atas, kejadian tersebut, serta mengucapkan terimakasih kepada kejari Pangkep karena telah memperingatkan pihaknya tentang adanya kesalahan prosedural atas pengalihan bantuan covid-19 ke korban bantuan bencana Masamba Luwu Utara, sehingga tak tersandung hukum.

“Kami meminta maaf kepada dinas terkait yakni Dinas Ketahanan Pangan karena mengambil paket sembakonya untuk dialihkan ke bantuan bencana banjir bandang di Masamba. Kami pun berterima kasih kepada Kejari Pangkep yang memberikan kami arahan untuk mengganti paket tersebut sebelum proses hukum menjerat tim karena kelalaian administrasi,” ujarnya saat menunjukkan bantuan di gudang Dinas Ketahanan Pangan, Senin (3/8/2020).

Sementara itu Kasi Intel Kejari Pangkep, Andri Zulfikar mengatakan, penggantian barang ini adalah langkah paling tepat atas pelanggaran yang terjadi pada proses penyaluran bantuan tersebut.

“Barang-barang yang dibawa ke Masamba sebenarnya tujuannya adalah mulia. Tujuannya adalah untuk kemanusiaan, tetapi mungkin langkah-langkah yang diambil oleh teman-teman Dinas Ketahanan Pangan dan BPBD dalam hal ini mungkin kurang tepat pada saat itu. Alhamdulillah atas arahan kami bantuan ini dikembalikan,” katanya.

Dia pun berpesan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Pangkep untuk mematuhi aturan yang ada, utamanya dalam menggunakan anggaran negara. Sekali pun itu untuk tujuan mulia dan bersifat urgen.

“Ini hanya prosedur yang salah. Untung persoalan ini cepat diketahui sehingga bisa diatasi. Ini murni kelalaian dari BPBD dan Ketahanan Pangan yang tak mematuhi aturan meski bersifat bantuan kemanusiaan,” katanya.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Tak Ingin Tersandung Hukum Relawan BPBD Pangkep Patungan Ganti Logistik Covid-19"