Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19, KPU Pangkep Dapat Kucuran Rp.2 Miliar

KORANPANGKEP.CO.ID - Kementerian Keuangan telah mencairkan tambahan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, sebesar Rp.2 Miliar, anggaran tersebut bersumber dari APBN untuk menyukseskan agenda pilkada serentak ditengah pandemi covid-19 pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Menurut Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, anggaran tersebut sudah berada di rekening masing-masing KPU Daerah termasuk KPU Pangkep dan sudah dapat digunakan  untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) dan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam melaksanakan setiap tahapan pilkada.

"Pengadaan APD dilakukan KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota. Jadi bukan di KPU RI, Dengan demikian, tahapan pemilihan yang membutuhkan APD tersebut seperti yang terdekat kegiatan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan sudah dapat dilaksanakan. Akan tetapi, dengan catatan penyelenggara pilkada telah melakukan rapid test Covid-19." terang Raka. Minggu, (5/7/2020)

Menurutnya, KPU meminta penggunaan anggaran berpedoman pada regulasi yang berlaku. Pengadaan APD yang sesuai standar bagi penyelenggara pilkada juga diminta berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah setempat.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua KPU Kabupaten Pangkep Burhan, mengatakan anggaran tersebut sudah dicairkan sejak Juni 2020.

"Untuk tambahan anggaran pandemi dari APBN sebesar Rp2 miliar sudah kami terima bulan lalu," katanya.

Sementara untuk dana yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sebesar Rp25 miliar, kata dia, sudah dicairkan sebesar 40 persen pada Januari 2020 atau sebelum mewabahnya Covid-19.

Untuk pencairan dana APBD tahap kedua, sesuai jadwal akan diberikan sekitar Agustus mendatang. Pihaknya juga sudah melakukan berbagai tahapan menggunakan anggaran pilkada baik dari APBD ataupun APBN.

"Jadi untuk pencairan 60 persen, akan dilakukan lima bulan sebelum pelaksanaan pilkada. Jadi semoga sekitar Agustus nanti sudah terselesaikan," ujarnya.

Sementara itu, KPU juga tengah mempersiapkan agenda pemutakhiran data yang akan digelar di pertengahan Juli.

Menurut Burhan, dalam pemutakhiran data tersebut akan menghadapi sejumlah tantangan seperti alamat yang tidak ditemukan, orangnya sudah pindah alamat ataupun sudah meninggal dunia. dan akan di laksanakan pada pertengahan bulan juli mendatang

"Pemutakhiran data akan kita mulai pada 15 Juli nanti. Namun ada beberapa daerah yang membutuhkan waktu perjalanan lebih lama untuk menjangkau sehingga kita memilih berangkat lebih awal," katanya.

Sebelumnya KPU Pusat telah menerbitkan PKPU No 5/2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaran Pilkada. Dengan PKPU tersebut, lanjutan tahapan Pilkada Serentak 2020 kembali dimulai, setelah sebelumnya sempat ditunda seiring dengan adanya pandemi Covid-19.

Diketahui, pemungutan suara serentak tahun 2020 di 270 daerah terdiri dari sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan digelar pada 9 Desember. Waktu tersebut bergeser dari jadwal semula 23 September 2020. Tahapan Pilkada 2020 ditunda sejak Maret lalu karena pandemi Covid-19. Kemudian, tahapan pemilihan baru dilanjutkan mulai 15 Juni 2020.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19, KPU Pangkep Dapat Kucuran Rp.2 Miliar"