Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pahala Tahajud di 10 malam Pertama Dzulhijjah Sebanding Sholat Malam Lailatul Qadr

KORANPANGKEP.CO.ID - Imam Al Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin disebutkan pahala sholat tahajud di sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah sebanding dengan sholat pada malam Lailatul Qadr. Imam Al Ghazali mengutip hadits riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas.

Rasulullah SAW bersabda:

"'Tidak ada hari di mana amal sholeh, lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah).' Sesungguhnya berpuasa satu hari di dalamnya membandingi berpuasa satu tahun. Melakukan Sholat malam di dalamnya membandingi sholat malam pada malam Lailatul Qadar. Salah seorang sahabat bertanya 'Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah?' Beliau bersabda, 'Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid)'".

Keutamaan Sholat Tahajud

Sholat Tahajud merupakan ibadah sunah yang paling utama setelah Sholat Fardhu. Ibadah sholat tahajud di sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah ternyata memiliki keutamaan yang luar biasa.

Sholat tahajud adalah ibadah sunnah malam hari yang dikerjakan setelah tidur meski sebentar. Sholat tahajud disebut juga Qiyamul Laili atau sholat malam.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat di tengah malam. Dan puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah puasa bulan Allah yang dimuliakan." (Hadits riwayat Imam Ahmad, diriwayatkan juga oleh Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah).

Sholat Tahajud sebagai Ibadah Tambahan

Anjuran mengerjakan sholat tahajud juga disebutkan Allah SWT dalam Al Quran Surat Al-Israa ayat 79:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Latin: wa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā

Artinya: Dan pada sebahagian malam hari kerjakanlah oleh kamu sholat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Niat Sholat Tahajud

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla."

Artinya: "Aku niat sholat sunat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."

Sholat tahajud berapa rakaat?

Sholat tahajud dikerjakan minimal 2 rakaat dan tanpa batas maksimal. Diriwayatkan dalam hadits Tabrani dan Al Bazzar, dari Sumrah bin Jundub RA, bahwa dia berkata, "Kita diperintah oleh Rasulullah SAW supaya mengerjakan sholat malam itu sedikit atau banyak dan sebagai penghabisan atau penutup sholat witir."

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, dari Aisyah RA ia berkata, "Rasulullah tidak pernah menambah sholat malam itu, baik ketika bulan Ramadhan atau bulan lainnya dari sebelas rakaat. Beliau sholat empat rakaat, jangan tanya tentang baik dan panjangnya. Kemudian, sholat lagi empat rakaat, jangan tanya baik dan panjangnya. Kemudian, sholat witir tiga rakaat. Saya bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum witir? Beliau menjawab 'Ya Aisyah, walau kedua mataku tidur, namun hatiku tidak tidur."

(ADM-KP)

Post a Comment for "Pahala Tahajud di 10 malam Pertama Dzulhijjah Sebanding Sholat Malam Lailatul Qadr"