Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Klarifikasi Terhadap Berita Travel Bodong Bawa Kabur Uang Study Tour.SMP 2 Semen Tonasa

KORAN PANGKEP.CO.ID - Ketua Komite Sekolah SMP Semen Tonasa 2 berinisial SMR yang didampingi oleh Kepala Sekolah SMP Semen Tonasa 2 mengklarifikasi terhadap berita yang dimuat sebelumnya dan membantah keras jika pihaknya yang berinisiatif melakukan study tour ke Jogja pada tahun 2019 lalu namun batal berangkat

Dalam klarifikasinya ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan murni program kerja dari Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa yang di inisiasi oleh Kanit Pendidikan dan ditindaklanjuti dengan membentuk kepanitiaan keberangkatan Tour yang melibatkan pihak sekolah dan pengurus komite.

Perihal Travel bodong yang dirilis dimedia juga dibantah oleh ketua komite sekolah sebab menurutnya travel tersebut memiliki badan hukum berupa akte pendirian sambil memperlihatkan bukti bahwa travel yang digunakan adalah travel resmi dan berbadan hukum di Notaris Supriyanto, SH, M.M

Travel tersebut juga sering dipakai oleh beberapa anggota keluarga karyawan Semen Tonasa untuk perjalanan Tour ke beberapa daerah  termasuk ke Singapore, Thailand, sehingga disepakati menggunakan  travel PT. PERDANA ALAM NUSANTARA yang mengguide perjalanan study tour tersebut,

"jadi travel yang digunakan untuk travel ini adalah bukan travel bodong."tegasnya

Didampingi Kepala Sekolah SMP dan dihadapan awak media, Beliau juga membantah keras jika dirinya mengumpulkan dan memegang uang kegiatan tour tersebut, karena yang mengumpulkan dana saat itu adalah bendahara panitia yang telah dibentuk sebelumnya dan setelah terkumpul diserahkan ke Bendahara Komite dan langsung di transfer ke rekening travel yang dimaksud.

"Jadi saya sama sekali tidak pernah memegang dan melihat uang tersebut kecuali bukti transfer dari bendahara komite" terangnya sambil menunjukkan bukti transfer pembayaran ke awak media sembari menambahkan bahwa beliau juga menjadi salah satu korban dari travel tersebut

SMR yang juga didampingi oleh Kepala Sekolah SMP Semen Tonasa 2 juga mengungkapkan bahwa pihak yayasan, komite dan kepala sekolah akan tetap selalu berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan ini, dengan cara musyawarah untuk mufakat solusi 


Untuk mencari solusi dan jika memungkinkan akan dilakukan tindakan hukum terhadap travel tersebut sehingga diharapkan seluruh peserta tour yang jumlahnya sebanyak 71 orang dananya dapat dikembalikan oleh pihak travel dalam kegiatan pengumpulan dana ini.

"Panitia study tour menggunakan metode subsidi silang, sehingga tidak semua membayar Rp.3 juta melainkan bervariasi antara Rp.1.8 juta dan Rp. 3 juta," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa, salah satu upaya mencari solusi permasalahan ini adalah pihak komite dan pihak sekolah telah mendatangi alamat rumah yang dipakai pelaku sesuai KTP yang diketahui bernama Hamza Alamsyah warga kelurahan patadon satu desa saloka kecamatan Maiwa kabupaten Enrekang, Sulsel

"Kita datangi rumah kakaknya namun pelaku sudah tidak pernah lagi ke alamat tersebut, namun demikian  mereka berjanji akan berusaha menyelesaikan hal tersebut." pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah siswa SMP Tonasa 2 berencana melakukan study tour ke Jogja, namun keberangkatan mereka batal akibat pihak travel saat hari H pemberangkatan tepatnya pada tanggal 24 Mei 2019 lalu tidak memberikan konfirmasi pemberangkatan mereka.
 

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Klarifikasi Terhadap Berita Travel Bodong Bawa Kabur Uang Study Tour.SMP 2 Semen Tonasa"