Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keren, Sebentar Lagi Warga Pangkep Bisa Produksi dan Jual Disinfektan Sendiri

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebentar lagi masyarakat kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bakal bisa membuat dan memproduksi sendiri disinfektan untuk melawan Covid – 19 yang sedang mewabah dinegeri ini, dan bagusnya disinfektan tersebut berbahan baku alami, dan aman bagi kesehatan manusia dan tidak mudah terbakar seperti disinfektan lainnya yang berbahan dasar Alkohol.

Disinfektan jenis ini terbukti lebih efektif, dibandingkan disinfektan alkohol yang beredar di masyarakat luas. Maka jika terhirup dalam konsentrasi tinggi, bahan kimia ini bisa menyebabkan keracunan dan iritasi pada manusia. Namun penggunaan DEASEP sebagai disinfektan Out‐door maupun In‐door efektif memerangi COVID 19.

Berbeda dengan desinfektan yang mengandung komponen alkhol berupa ethyl alkohol dan isopropil alkohol. Bahan kimia ini bersifat mudah terbakar dan bisa menyebabkan infeksi kulit. Begitu pula dengan paparan alkohol juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan berdampak negatif pada sistem saraf pusat.

Hal ini diungkapkan oleh Vice Chairman Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) pusat M.saleh Pattola menyebutkan bahwa disinfektan Hasil inovasi Anak Bangsa ini, yang ditemukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3H2) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, bekerjasama dengan Koprabuh Indonesia, sangat cocok dikembangkan di daerah kelahirannya mengingat di kabupaten Pangkep banyak sekali limbah untuk membuat cuka kayu disinfektan tersebut kadang terbuang percuma. cuka kayu ini untuk memerangi Covid‐ 19.

“Cuka kayu yang merupakan kandungan utama Deasep sudah ditemukan sejak 500 tahun yang lalu. Kegunaannya sangat banyak sekali bukan hanya untuk disinfektan, juga untuk mengusir hama seperti wereng bahkan singa mencium sangat aroma ini akan takut, dan bahan bakunya ini sangat banyak di Pangkep, jadi insya Allah kita juga akan kembangkan di kampung halaman di Pangkep.” ujarnya.

Saleh menambahkan disinfektan Deasep yang sebentar lagi diproduksi massal oleh petani kelompok Koprabuh merupakan peluang kesehatan bagi manusia di masa mendatang, meskipun terkena makanan, sesuai hasil uji layak konsumsi oleh P3KLL.

“Ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha mengalahkan Covid‐19, sambil memberi pekerjaan pada Petani pemilik lahan di lingkungan Kehutanan, dan akan digunakan di seluruh indonesia melawan covid-19.” ujar putra kelahiran Pangkep ini di Jakarta, Rabu (2/7/2020) siang

Sementara itu, Prof Gustan Pari bersama Ratih Damayanti dan Tim sebelumnya telah melakukan riset, di mana hasil riset tersebut menunjukan cuka kayu memiliki kemampuan lebih baik dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme, dibandingkan dengan etanol (alkohol) 70 persen, yang selama ini sering dijadikan bahan dasar disinfektan oleh Petani Binaan P3HH.


"Selama bertahun‐tahun dikenal sebagai Pestisida Organik telah dikembangkan menjadi disinfektan organic, tidak berbahaya bagi manusia bahkan tertelan pun tidak membahayakan namun lebih efektif dari Alkohol 70 persen, maka penggunaan DEASEP sebagai disinfektan Out‐door maupun In‐door efektif memerangi COVID 19." Pungkasnya.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Keren, Sebentar Lagi Warga Pangkep Bisa Produksi dan Jual Disinfektan Sendiri"