Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tim Tipidkor Polres Pangkep Periksa Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana 2018

KORANPANGKEP.CO.ID - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Reskrim Polres Pangakejene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel kembali memanggil Dua tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan dana bencana alam masing-masing, HO dan NA untuk diperiksa intensif di ruangan Satreskrim Polres Pangkep terkait kasus tersebut, Selasa (2/6/2020).

Pemanggilan tersebut terkait dugaan kasus Korupsi Dana Bantuan Bencana Alam pada tahun 2018 lalu, dimana pada saat itu HO merupakan kepala seksi di BPBD Pangkep dan NA adalah mantan Kabid di BPBD. Keduanya diduga penyelewengan bantuan bencana pada 2018 lalu yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp245 juta.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pangkep, IPDA Firman mengatakan, keduanya diperiksa atas kasus tersebut berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan sejak akhir 2019 lalu. Firman mengemukakan sebelum penetapan tersangka, polisi juga memeriksa ratusan penerima bantuan dari seluruh kecamatan. Selain itu, sejumlah pimpinan BPBD Pangkep tahun 2018 juga telah diambil keterangannya oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Pangkep.

"Kami periksa keduanya untuk mendapatkan informasi tambahan terkait kasus dugaan korupsi pada penyaluran bantuan bencana pada 2018 lalu, Seluruh penerima disemua kecamatan kita periksa, sesuaikan bantuan yang mereka terima dengan dokumen yang ada. Hasilnya, bantuan yang mereka terima tidak sesuai dan untuk perhitungan kerugian negara dilakukan oleh BPKP" Ungkap Firman.

Tersangka NA dan HO ini dilakukan hingga malam. Terkait penahanan, Firman mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan kali ini.

Sebelumnya diberitakan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Pangkep, menggeledah Kantor BPBD Pangkep dan Gudang Logistik BPBD Pangkep serta rumah pribadi mantan Kabid Bencana tahun 2018, Muhammad Nasrum lantaran diduga menyimpan alat bukti dugaan penyelewengan bantuan bencana tahun anggaran 2018. Senin (23/09/2019) lalu.

Penggeledahan itu dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong dan Kanit Tipidkor Reskrim Polres Pangkep, Ipda Firman. didampingi Tim Patmor Sabhara Polres Pangkep. AKP Anita Taherong mengatakan penggeledahan ini terkait dengan penyidikan yang dilakukan atas kasus bantuan bencana tahun 2018 silam.

"Kita geledah karena masih ada dokumen yang ingin dicari untuk melengkapi proses sidik kami terkait kasus bantuan bencana 2018," ujarnya.

Menurut Dia dokumen yang diamankan di tiga tempat yang digeledah tersebut diantaranya terkait bantuan bencana banjir, kebakaran dan puting beliung pada 2018.

"Kami amankan dokumen yang ada kaitannya dengan kasus penyaluran bantuan bencana 2018," ungkap Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong yang memimpin langsung penggeledahan.

Anita menyebut, dalam kasus ini diduga kerugian negara yang ditimbulkan sekitar Rp 300 juta lebih. terdiri dari dana bantuan bencana Banjir, dana bencana puting beliung dan dan bencana Kebakaran dan pihaknya telah melakukan gelar perkara tersebut di Polda Sulsel di Makassar beberapa waktu lalu

"Kami sudah gelar perkara ini di Polda, Kerugian sementara itu sekitar Rp 300 juta lebih yakni bantuan bencana tahun 2018 seperti bantuan banjir, puting beliung dan kebakaran," pungkasnya.

Dari pantauan awak media nampak AKP Anita Taherong langsung menuju kantor BPBD di ruangan kepala seksi logistik dan ruangan mantan Plt BPBD Pangkep, Sahaba Nur. Disana, tim Tipidkor menggeledah selama dua jam dan mengamankan berkas-berkas terkait bantuan bencana pada tahun 2018. Berkas-berkas itu dimasukkan satu persatu ke dalam dos dan langsung diangkut ke dalam mobil.

Kemudian Tim Tipidkor Polres Pangkep kemudian bergerak menuju Gudang Logistik Tipidkor Reskrim juga mencari dokumen dan mengambilnya selama setengah jam. lalu menuju rumah pribadi mantan Kabid Bencana tahun 2018, Muhammad Nasrum dan menyita beberapa dokumen yang berkaitan dengan Dana Bantuan Bencana Alam tahun 2018.

Anita menambahkan, semua penerima bantuan saat bencana tahun 2018 itu akan diperiksa satu persatu oleh tim penyidik Tipidkor Polres Pangkep.

"Semua penerima bantuan itu ada  sekitar 300 orang dan semuanya akan diperiksa, termasuk dari BPBD Pangkep juga akan kami periksa semuanya," Pungkasnya.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Tim Tipidkor Polres Pangkep Periksa Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana 2018"