Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tak Pulang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Biringere, Tonasa 2

KORANPANGKEP.CO.ID - Malang betul nasib Takdir Bocah 10 tahun asal Kampung Palattae Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel ditemukan sudah tak bernyawa lagi akibat tenggelam di Sungai yang terletak tak jauh dari rumah orang tuanya. Kamis (25/06/2020) malam.

Kejadian berawal saat Takdir keluar rumah pergi bermain, namun hingga malam menjelang sang bocah tak kunjung pulang kerumahnya, karena tak pulang kakek Takdir yang bernama Sarakah (82 tahun) mulai khawatir, dan pergi mencari kerumah keluarganya yang tinggal di kampung tersenut sambil menanyakan keberadaan cucunya itu keteman-teman korban, tapi tak ada yang mengetahui keberadaanya.

"Biasanya sudah pulang kalau mau maghrib, tapi ini sudah jam 7 malam belum pulang, jadi saya cari kerumah keluarga tempat biasanya dia datangi tapi tidak ada disana," kata Sarakah kakek korban 

Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Andi Muh. Zakir yang memimpin langsung Tim Identifiaksi Polres Pangkep mengatakan bahwa Korban pertama di temukan oleh Neneknya Sarakah(82) di sungai.

Sang kakekpun mulai curiga cucunya tersebut mungkin tenggelam didasar sungai tempat Takdir biasanya bermain dan mandi bersama teman-temannya, ia pun mengajak warga setempat untuk mencari cucunya tersebut di tepi sungai Palattae, dan benar disana warga menemukan pakaian dan sandal korban berada diatas batu tepi sungai.

"Saya dan warga lalu ke sungai mencari cucu saya dan saya hanya mendapatkan sandal sama pakaiannya di bebatuan. Saya kemudian bersama warga melakukan pencarian disekitar sungai," terang Sarakah.

Wargapun melanjutkan pencarian DI sekitar dasar sungai dengan peralatan seadanya seperti perahu, bambu, kayu dan jala ikan dan akhirnya korban berhasil di temukan sekitar pukul 20.00 wita malam oleh salah seorang warga yang bernama Munir(40 tahun) saat melepas jala ke dalam sungai tubuh korban tersangkut di jalanya dan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Warga kemudian mengevakuasi mayat korban dan membawa pulang kerumahnya untuk disemayamkan dirumah duka dan dikebumikan keesokan harinya, Jumat (26/6/2020)

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, menyebutkan pihaknya telah turun ke lokasi kejadian Perkara untuk melakukan olah TKP, serta memastikan kematian korban murni karena kecelakaan tenggelam di sungai

"Tak ada tanda tanda kekerasan, sesuai dengan hasil visum tim medis di rumah duka, sehingga ini kita anggap murni kecelakaan," Pungkasnya

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Tak Pulang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Biringere, Tonasa 2"