Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tabrakan Keras Dua Perahu Jolloro di Desa Pitue Marang Akibatkan 1 Nelayan Tewas

KORANPANGKEP.CO.ID - Seorang nelayan yang bernama Taha (49 tahun), warga desa Pitue, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, meninggal usai perahu Jolloro (Perahu tradisional nelayan Sulsel) miliknya ditabrak oleh Perahu jolloro milik nelayan lainnya yang bernama Gama di perairan laut jennae, Desa Pitue, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep, Senin (29/6/2020)

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji yang langsung memerintahkan Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Andi Muh Zakir untuk tirun langsung ketempat kejadian perkara (TKP) mengidentifikasi kejadian kecalakaan tabrakan perahu jolloro tersebut serta mengamankan TKP untuk menhindari hal-hal yang tidak di inginkan.

"Korban mengalami kecelakan dengan cara ditabrak dari samping kiri oleh perahu jenis jolloro yang dikemudikan Gama yang mengakibatkan korban Taha terjatuh dari perahu dan mengalami luka-luka" jelasnya.

Kompol Andi Muh Zakir menyebutkan usai kejadian tabrakan dua perahu Jolloro yang cukup keras  tersebut korban yang keadaan luka luka sempat di bawa pulang kerumah namun akhirnya Taha meninggal di rumahnya.

Saat ini jenazah Almarhum sudah diurus oleh keluarganya di kampung halamannya di  Desa Pitue, Kecamatan Marang, Pangkep, sementara itu tersangka Anjasmara beserta alat buktinya telah diamankan ke Makopolres Pangkep guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kejadian tersebut ditangani oleh Satuan Polairud Polres Pangkep dan mengamankan barang bukti serta pelaku." Pungkasnya

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Tabrakan Keras Dua Perahu Jolloro di Desa Pitue Marang Akibatkan 1 Nelayan Tewas"