Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

"Pecah Telur" 2 Warga Pulau Sarappo dan 1 Warga Mappasaile Kembali Terpapar Covid-19

KORANPANGKEP.CO.ID - Pasien Covid-19 kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dalam 3 hari terakhir terus bertambah, hari ini Minggu (21/6/2020), 3 orang Warga Pangkep kembali di vonis terkonfirmasi positif covid-19 sehingga total hingga saat ini sudah sebanyak 44 orang terkonfirmasi virus corona di Pangkep.

Kali ini giliran warga kepulauan "pecah telur" yang mana dua warga asal pulau Sarappo kecamatan Liukang Tupabbiring  Pangkep, menjadi pasien yang pertama kali terpapar virus covid -19 setelah sebelumnya sejak april 2020 hingga awal juni tak satupun warga pulau yang terjangkit virus corona, disamping itu ada juga dari wilayah daratan yakni satu dari kelurahan Mappasaile kecamatan Pangkajene juga terkonfirmasi covid-19

"Ada tiga tambahan warga yang terpapar itu yakni perempuan (42 tahun) asal pulau Sarappo kecamatan Liukang Tupabbiring seorang laki-laki (24 tahun) juga dari pulau Sarappo Liukang Tupabbiring dan perempuan berusia 25 (tahun) dari kelurahan Mappasaile kecamatan Pangkajene." Terang Juru bicara TGTPP Pangkep, dr Annas Ahmad, Minggu(21/6/2020)

Annas Ahmad yang juga merupakan Direktur Rumah Sait Batara Siang Pangkep ini menyebutkan Ketiga Pasien covid-19 tersebut telah diperiksa PCR swab dan dinyatakan positif covid. dan melakukan tracking terhadap kontak pasien dengan warga lainnya

"Dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan jumlah warga yang positif covid, untuk itu kami menghimbau warga untuk patuh terhadap himbauan pemerintah dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.” kata dr. Annas Ahmad.

 Annas juga meminta agar kesadaran warga harus terjaga dan disiplin menjaga kesehatan seperti memakai masker, melakukan phsycal distancing, rajin cuci tangan dan mengjindari kerumunan serta menghindari kontak langsung dengan warga yang terkonfirmasi covid-19

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk ""Pecah Telur" 2 Warga Pulau Sarappo dan 1 Warga Mappasaile Kembali Terpapar Covid-19"