Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dalam Waktu Dekat Kejari Pangkep Akan Periksa Penggunaan Anggaran Para Kades

KORANPANGKEP.CO.ID - Warning buat para kepala desa se kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, agar berhati hati menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD dan Dana Desa (DD) bersumber APBN secara baik dan benar, pasalnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pangkep dalam waktu dekat ini berencana memanggil para kepala desa (Kades) secara menyeluruh, untuk memeriksa penggunaan anggarannya selama tahun 2020 ini khususnya penggunaan anggaran untuk dampak covid-19

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Sugiharto kepada awak media di menyebutkan pihaknya juga akan memeriksa penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa secara menyeluruh di lingkup Pemkab Pangkep termasuk kepala desa yang ada di wilayah kepulauan.

“Jadi, kami sebagai penegak hukum berjanji akan memeriksa para pejabat kepala desa yang ada di ruang lingkup Pemkab Pangkep, khususnya yang berada di kepulauan, sebagai warning’jika ada yang diduga menyalahgunakan anggaran,” Ungkap Sugiharto, Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Rabu (24/6/2020).

Kasi Pidsus juga menyebut, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan di kabupaten Pangkep untuk menggali informasi tentang adanya penyelewengan anggaran desa yang telah digunakan oleh para kepala desa di kabupaten Pangkep.

“Kami bekerja sama beberapa LSM dan awak media sebagai ‘jembatan’ alat komunikasi pintu masuknya informasi di kantor kejaksaan Negeri Pangkep,” terangnya.

Sugiharto juga menyebutkan pihaknya saat ini masih sibuk memeriksa sejumlah para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangkep, dan setelah itu giliran para kades akan disurati dan dipanggil untuk diperiksa penggunaan anggarannya.

“Cuma saat ini kami masih sibuk memeriksa sejumlah para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangkep,” kata Sugiharto.

Sugiharto mengakui jika saat ini pihaknya mengalami kesulitan mengakses daerah kepulauan Pangkep, lantaran jarak yang jauh menggunakan transportasi laut dan faktor cuaca perairan kepulauan yang tidak bersahabat saat ini.

“Akses daerah kepulauan yang sangat susah ditempuh, ada beberapa faktor yang dipertimbangkan, di antaranya cuaca, ombak biasanya besar, dan juga kapal biasanya tidak tiap hari berangkat atau ada jadwal tertentu untuk menyeberang ke pulau tersebut,” ujar dia.

Meski demikian, ia berjanji dalam waktu dekat Kejaksaan Negeri Pangkep akan menyurati para Kepala Desa (Kades) dan membentuk tim untuk melakukan kunjungan di Kepulauan terluar Pangkep seperti Liukang Kalmas dan Liukang Tanngaya yang berbatasan langsung dengan pulau kalimantan dan pulau jawa.

“Maka dari itu, saat ombak atau cuaca teduh, kami berjanji akan melayangkan surat ke semua para pejabat kepala desa yang berada di kepulauan itu. Kalau perlu, kami membentuk tim dari Kejaksaan Negeri Pangkep untuk mengunjungi satu persatu desa di setiap kecamatan di kepulauan,” tegas Sugiharto.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Dalam Waktu Dekat Kejari Pangkep Akan Periksa Penggunaan Anggaran Para Kades"