Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Pangkep Keluarkan Surat Edaran Buka Masjid dan Gereja, Ini Syarat Bukanya

KORANPANGKEP.CO.ID - Bupati kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel telah mengeluarkan Surat Edaran untuk membuka kembali rumah ibadah (Masjid dan Mushallah serta Gereja). Keputusan ini dilakukan berdasarkan keputusan Mentri Agama nomor 15 tahun 2020 dan menindaklanjuti Surat Edaran Dewan Masjit Indonesia (DMI) Pusat untuk membuka kembali penyelenggaraan tempat ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid-19 dimasa pandemi (Jum’at, 5/6/2020-Red).

Dikutip dari salinan Surat Edaran Bupati Pangkep tersebut yang bernomor surat 433/59/BPBD, poin pertama menyebutkan membuka kembali rumah ibadah (Masjid dan Mushallah serta Gereja)  masing-masing dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan covid-19 didaerah setempat

"Sebelum membuka rumah ibadah untuk beribadah dan acara keagamaan lainnya terlebih dahulu, pengurus masjid mengajukan permohonan surat keterangan bahwa kawasan/lingkungan rumah ibadah tersebut aman dari covid-19 secara berjenjang kepada ketua gugus sesuai dengan tingkatan rumah ibadah" Bunyi poin kedua dalam Surat Edaran itu

Selain itu Bupati Pangkep juga menghimbau tetap jaga jarak minimal 1 meter antar-jamaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan," bunyi poin kedua edaran tersebut.

Bupati juga meminta agar pengurus masjid setempat untuk menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musallah dengan karbol dan disinfektan, serta menyiapkan hand sanitizer atau sabun untuk para jemaah.

Bunyi seruan terakhir, Bupati juga mengingatkan agar jemaah yang sakit, baik batuk dan demam untuk tidak ikut beribadah secara jemaah di masjid. berikut petikan Surat Edaran ke Bupati tersebut

 


(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Bupati Pangkep Keluarkan Surat Edaran Buka Masjid dan Gereja, Ini Syarat Bukanya"