Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BTN Syariah Makassar Pakai Debt Collector Nagih Paksa Nasabah BTN Pandawa 5 Mandalle

KORANPANGKEP.CO.ID - Seolah tak ada kapok-kapoknya, debt collector kembali berulah, kali ini dilakukan oleh debt collector yang berasal dari Bank BTN Syariah Makassar terhadap salah seorang nasabahnya, Aic yang beralamat di BTN Pandawa 5 Desa Tamarupa, kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel.

Sebenarnya Aic tidak terlalu keberatan, namun salah seorang kerabat Aic yang enggan namanya disebut mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap yang ditunjukkan debt collector dari BTN Syariah Makassar atas nama Aan yang tidak menunjukkan sikap syar'i sebagai karyawan dari salah satu bank syariah tersebut.

Pasalnya, selain menghubungi Aic, debt collector tersebut juga menghubungi pihak developer  yang terkesan  seolah-olah ingin menyudutkan nasabah.

Kepada  developer, debt collector tersebut mengatakan, angsuran rumah dari nasabah telah lewat jatuh tempo dan harus diselesaikan saat itu juga sehingga terkesan tidak memberi toleransi waktu kepada nasabah.

"Barusan ada WA dari pihak developer. Katanya ada pesan dari debt collector bank BTN Syariah, kami diminta harus membayar angsuran rumah hari ini. Sudah kami jawab insya Allah besok karena hari ini belum sempat," ungkap kerabat Aic kepada koranpangkep yang enggan namanya disebut, Selasa (30/6/2020).

Kerabat dari Aic ini sangat menyayangkan cara-cara penagihan yang dilakukan debt collector bank BTN Syariah itu,  karena selain menagih kepada pihak lain yang secara hukum tidak memiliki ikatan  perjanjian dengan pihak bank, debt collector tersebut juga tidak memberi kelonggaran waktu kepada nasabah walaupun hanya sehari.

"Kami heran. Jatuh tempo pembayaran rumah tgl 26 Juni 2020, baruji lewat 4 hari sudah kayak mengintimidasi. Tidak ada toleransinya, Katanya bank syariah, tapi caranya menagih tidak menunjukkan nilai-nilai syariah," tambahnya.

Kerabat dari Aic tersebut berusaha menghubungi debt collector BTN Syariah Makassar, Aan dengan maksud meminta kelonggaran waktu hingga esok hari, namun kembali direspon dengan nada keras, bahwa pihaknya tidak dapat memberi toleransi waktu dengan dalih buku pelaporan sudah harus dibuat.

"Tidak bisa pak.Ini buku laporan harus dibuat ini hari.Tidak bisa besok," timpalnya.

Aic dan keluarganya berharap, pihak OJK dapat menegur bank BTN Syariah Makassar agar lebih bijaksana dalam setiap penagihan yang dilakukan.

"Mudah-mudahan OJK bisa mendengarkan masalah ini dan menegur pihak BTN Syariah agar lebih bijak dalam menagih," pungkas kerabat Aic dengan nada kesal.

(HDS-KP)

1 comment for "BTN Syariah Makassar Pakai Debt Collector Nagih Paksa Nasabah BTN Pandawa 5 Mandalle"

  1. BTN Syariah mungkin tdk salah.Yg salah itu yg nagih, sdh dibilang besok, tetap ngeyel ...

    ReplyDelete