Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bertahun-Tahun Tunggu Antrian, 221 Ribu Calon Jamaah Haji Tahun ini Batal Jadi Haji

KORANPANGKEP.CO.ID - Kementerian Agama akhirnya memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia untuk tahun 2020 ini. Keputusan tersebut terpaksa diambil mengingat pandemi Covid-19 saat ini masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Menteri Agama Fachrul Razi menyebutkan setelah hal ini sudah melalui kajian yang mendalam dari berbagai aspek, pemerintah meyakini pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini merupakan keputusan yang terbaik.

"Keputusan yang pahit ini kita yakini yang paling tepat dan paling maslahat bagi jemaah dan petugas kita semua. Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini," kata Fachrul.

Fachrul menyebutkan hingga saat ini pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara mana pun. Akibatnya, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah,

"Artinya, pembatalan itu tidak hanya berlaku untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah baik regular maupun khusus, tetapi juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau undangan, atau furada yang menggunakan visa khusus yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi." terangnya

Keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1441 Hijriah dituangkan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020. Dalam keputusan itu, Fachrul menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.

"Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh warga Indonesia" tegas " Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Menurut Fachrul, selain persyaratan kemampuan secara ekonomi dan fisik, jemaah haji juga harus diberikan jaminan atas kesehatan, keselamatan, dan keamanan. Ia menyadari, pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini merupakan keputusan yang cukup pahit dan sulit.

"Di satu sisi pemerintah telah berupaya untuk menyiapkan penyelenggaraan haji, tetapi di sisi lain pemerintah juga bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan warganya dari risiko Covid-19." Pungkasnya

Diketahui Indonesia sendiri merupakan negara dengan delegasi haji terbesar di dunia. kuota jemaah haji untuk tahun 2020 untuk Indonesia ada sebanyak 221.000 orang. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji 2020 reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Bertahun-Tahun Tunggu Antrian, 221 Ribu Calon Jamaah Haji Tahun ini Batal Jadi Haji "