Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alhamdulillah, Dewan Masjid Indonesia Keluarkan Edaran Buka Kembali Masjid

KORANPANGKEP.CO.ID - Kabar gembira bagi umat muslim Indonesia Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) M. Jusuf Kalla mengeluarkan surat edaran ke III yang berisikan seruan untuk kembali membuka masjid, yang sempat ditutup karena pandemi virus covid-19 selama ini.

Dikutip dari salinan Surat Edaran DMI yang ditandatangani oleh ketua DMI H.M.Jusuf Kalla dan sekretarisnya H. Imam Addaruqutni dengan nomor surat 104/PP-DMI/A/V/2020, tertanggal 30 Mei 2020, tentang Edaran ke-III dan Jamaah dalam The New Normal. Surat edaran tersebut diterbitkan untuk merespons Surat Edaran Menteri Agama No SE 15/2020 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 14/2020 yang semuanya menyangkut pelaksanaan peribadatan di masa pandemi Covid-19.

"Membuka masjid untuk jamaah baik salat wajib lima waktu maupun Jumatan, dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan covid-19 didaerah setempat" salah satu poin petikan seruan dalam SE yang disampaikan DMI dalam surat edaran tersebut Senin (1/6/2020).

Surat Edaran DMI ini ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang, ranting, dan DKM/Takmir Masjid seluruh Indonesia. Dalam surat tersebut, DMI meminta agar keselamatan jamaah menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, masjid harus memberlakukan protokol kesehatan dalam menghadapi virus corona.

"Jaga jarak minimal 1 meter antar-jamaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan," bunyi poin kedua edaran tersebut.

Selain itu, DMI juga meminta agar pengurus masjid setempat untuk menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musallah dengan karbol dan disinfektan, serta menyiapkan hand sanitizer atau sabun untuk para jemaah.

DMI turut mengimbau para takmir masjid memanfaatkan pengeras suara masjid sebagai media siar yang efektif untuk informasi penting dan bersifat darurat terkait cegah-tangkal Covid-19. Masjid, dalam seruan DMI, juga meminta untuk menerima zakat, infaq, demi peningkatan imunitas warga sekitar.

"Memperkuat motto memakmurkan dan dimakmurkan masjid," lanjut seruan tersebut.

Bunyi seruan terakhir, DMI juga mengingatkan agar jemaah yang sakit, baik batuk dan demam untuk tidak ikut beribadah secara jemaah di masjid. berikut petikan Surat Edaran ke III DMI tersebut


 Sebelumnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menerangkan bahwa pihaknya akan memberikan kewenangan kepada petugas kecamatan untuk menyiapkan protokol kesehatan di rumah ibadah. Ia menerangkan bahwa Kemenag tidak menggunakan sistem zonasi dalam menentukan dibukanya kembali rumah ibadah atau tidak melainkan kewenangan tersebut akan di serahkan hingga level kecamatan.

Fachrul menjelaskan, selama ini banyak masyarakat yang protes lantaran rumah ibadah di lingkungan tempat tinggalnya tidak dibuka untuk beribadah. Padahal, wilayah tersebut tidak ada orang yang terjangkit corona. Menurut Fachrul, rumah ibadah tersebut tidak dibuka lantaran adanya kasus masyarakat yang terjangkit Covid-19 di kabupten. Alhasil, satu kabupaten menjadi zona merah, dan masjid ditutup seluruhnya dikabupaten tersebut.

"Ada kasus di tingkat kabupaten, beberapa orang terkena penyakit, tapi kabupaten itu 50 kilometer dari kami. di kami nggak ada apa-apa masa kami nggak boleh salat. Ada yang komplain lagi, pak, di camat kabupaten itu emang ada kasus, tapi kecamatan itu kan di pulau lain, bukan di pulau kami, kami nggak ada. Iya masa kami juga nggak boleh shalat berjamaah," tuturnya.

Fachrul menambahkan, para camat diharapkan mampu memutuskan rumah ibadah di wilayahnya mana yang sudah bisa dibuka kembali, dan mana yang masih tidak boleh dibuka karena masih adanya penyebaran corona.

"Sehingga camat bisa meliat ke desa-desa tertentu yang nggak ada sama sekali penyebarannya. Meskipun di kabupatennya memang R0 tinggi, tapi di tingkat kecamatannya tidak sehingga dia bisa ambil kebijakan," lanjutnya

"Sehigga kami sepakat memang kalau kita tanya temen, tanya beberapa tokoh-tokoh memang yang paling fair adalah kalau kita memberikan kesempatan sampai tingkat kecamatan untuk ambil keputusan, sesuai dengan level rumah ibadah masing-masing," pungkasnya.




(ADM-KP)

1 komentar untuk "Alhamdulillah, Dewan Masjid Indonesia Keluarkan Edaran Buka Kembali Masjid"

  1. Nah memang harus dibuka. Jgn jdi org kafir krn china bung

    BalasHapus