Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Perusahaan Provider BTS Telekomunikasi di Pangkep Nunggak Pajak Ratusan Juta

KORANPANGKEP.CO.ID - Tiga provider telekomunikasi yang bergerak dalam bisnis jasa pendukung telekomunikasi termasuk penyewaan dan pemeliharaan Base Transceiver Station (BTS)/Tower menuai sorotan tajam dari DPRD kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel

Pasalnya ketiga Provider tersebut diantaranya PT Telkom, PT. Mitratel dan PT. Tower Bersama Grup(TGB) masih mempunyai tunggakan retribusi pengawasan dan pemantauan menara telekomunikasi kepada pemerintah Kabupaten Pangkep pada tahun 2019 hingga saat ini.

Hal itu terungkap dalam rapat panitia khusus(Pansus) DPRD Pangkep, Selasa (2/6/2020). yang mempertanyakan perihal tersebut kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Komimfo kabupaten Pangkep, DPRD pun mendesak agar pemkab Pangkep khususnya dinas komimfo mendesak tiga provider ini untuk segera melunasi tunggakannya tersebut.

“Provider ini, harus didesak agar segera melunasi kewajiban membayar kontribusinya,” tegas Salah seorang anggota DPRD Pangkep, Muhtar Sali.

Menanggapi hal tersebut Kepala dinas Kominfo Pangkep, Baharuddin mengatakan, pihaknya akan segera menindak lanjuti arahan DPRD Pangkep.

“Segera kita akan menindak lanjuti arahan DPRD untuk melakukan penagihan secepatnya,”katanya.

Baharuddin menambahkan bahwa pihaknya sudah sering kali melayangkan surat tagihan ke email perusahaan milik para provider tersebut namun tidak ada jawaban hingga saat ini, padahal tunggakan yang harus ditagih sampai ratusan juta rupiah

"Kita sudah sering mengirim email untuk menagihnya di tiga provider itu namun tak ada tanggapan sama sekali, tagihan saat ini mencapai Rp.100 juta lebih" katanya.

Ia juga menyebutkan pihaknya terkendala masalah penagihan lantaran sejumlah BTS/Tower yang berdiri di kabupaten Pangkep itu pengelolaanya telah berpindah tangan tanpa ada konfirmasi ke pihak pemkab Pangkep.

" Sebagian BTS telah berpindah tangan pengelolaanya, ketika kita menagih, provider sebelumnya mengatankan itu bukan milik kami lagi, sehingga sampai saat ini kami masih mencari siapa pemilik BTS tersebut saat ini" Pungkasnya

(ADM-KP)



Posting Komentar untuk "3 Perusahaan Provider BTS Telekomunikasi di Pangkep Nunggak Pajak Ratusan Juta"