Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wow, Klaim Biaya Perawatan Pasien Covd-19 Capai 800 juta Per 14 Hari Per Pasien

KORANPANGKEP.CO.ID - Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan RI telah mengeluarkan surat kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto perihal satuan biaya penggantian atas biaya perawatan pasien penyakit infeksi emerging tertentu bagi rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Corona virus Disease 2020 (Covid-19).

Menkeu sebelumnya memang telah memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan untuk pasien yang positif terinfeksi Covid-19 akan ditanggung oleh pemerintah. Adapun anggaran untuk perawatan pasien akan disentralisasi melalui Kementerian Kesehatan.

Langkah ini diambil karena BPJS Kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku tidak bisa men-cover penyakit yang sudah menjadi pandemi global. Sehingga, beban biaya pelayanan kesehatan atas penanganan bencana wabah Covid-19 ini diambil dari APBN maupun APBD.

Berdasarkan surat nomor S-275/MK.02/2020 tersebut, perhitungan tarif jaminan Covid-19 untuk pasien rawat jalan adalah menggunakan tarif INA-CBGs. Sedangkan tarif klaim pasien rawat inap dihitung menggunakan rumus tarif INA-CBGs ditambah jumlah LOS (length of stay) pasien dikalikan cost per hari.

Adapun besaran tarif INA-CBGs untuk pelayanan Covid-19 pelayanan rawat jalan menggunakan tarif rumah sakit kelas A regional 1. Sedangkan besaran tarif INA-CBGs untuk pelayanan Covid-19 pelayanan rawat inap menggunakan tarif rumah sakit kelas A regional 1 dan kelas perawatan kelas 3.

Sementara itu untuk top up per hari (cost per day) mencakup komponen administrasi pelayanan, akomodasi di ruang rawat inap, jasa dokter, pelayanan rawat jalan dan rawat inap di ruang gawat darurat, ruang isolasi biasa, ruang isolasi ICU dengan ventilator, ruang isolasi tekanan negatif non ventilator, pemeriksaan penunjang diasnostik (laboratorium dan radiologi sesuai indikasi medis), APD, ambulan rujukan, dan pemulangan jenazah

Mari tengok Biaya Perawatan pasien Covid-19 Aturan Satuan Biaya Penggantian Untuk Biaya Perawatan Pasien Covid-19.
Sesuai SK Menteri Keuangan Nomor S-275/MK 02/2020 Tertanggal 6 April 2020.
 

SK ini jadi patokan Pihak Rumah Sakit untuk mengajukan klaim ke Kementrian Kesehatan. Pemerintah akan mengganti Biaya Perawatan Covid-19 di berbagai Rumah Sakit.
 

* Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Tanpa Komplikasi:
1. Ruang ICU dengan
     Ventilator: Rp15,5 Jt/hr
2. Ruang ISOLASI tanpa
     Ventilator: Rp12 Juta/hr
3. Ruang ISOLASI Tekanan
    Negatif dengan Ventilator:
    Rp10,5 Juta/hari
4. Ruang ISOLASI Tekanan    
     Negative tanpa
     Ventialtor: Rp7,5 Juta/hr
5. Ruang ISOLASI Non
    Tekanan Negatif dengan
     Ventilator: Rp10,5Juta/hr
6. Ruang ISOLASI Non
    Tekanan Negatif tanpa
     Ventilator: Rp7,5 Juta/hr
Total Biaya = 63,5 juta perhari 


* Golongan Pasien Covid-19 Yang Memiliki Komplikasi atau Penyakit Penyerta sebelumnya seperti Jantung, Ginjal, Hipertensi, Diabetes, Paru-Paru, Hepatitis B dan penyakit lainnya.

1. Ruang ICU dengan
    Ventilator: Rp16,5 Juta/hr
2. Ruang ICU tanpa
     Ventilator: Rp12,5Juta/hr
3. Ruang ISOLASI Tekanan
    Negatif dengan Ventilator:
    Rp14,5 Juta/hari
4. Ruang ISOLASI Tekanan
     Negatif tanpa Ventilator:
     Rp9,5 Juta/hari
5. Ruang ISOLASI Non
    Tekanan Negatif dengan
     Ventilator: Rp14,5Juta/hr
6. Ruang ISOLASI Non
     Tekanan Negatif tanpa
      Ventilator: Rp9,5 Juta/hr
 
Total Biaya = Rp.77 juta perhari

Asumsi sederhana:
Satu pasien dirawat selama (minimal) 14 hari = Rp.889 Juta (Biaya Terendah) dan Rp.1,078 Milyar (Biaya Untuk Pasien Komplikasi)

Itu yang ditanggung negara. Belum termasuk yang ditanggung keluarga.

Dan Bagaimana bila pasien (maaf) meninggal dunia..??
Pemerintah akan menanggung biaya pemakaman, yang jika ditotalkan di kisaran Rp3,36 Juta/orang.

Rinciannya Rp3,36 juta itu sebagai berikut:

1. Pemulasaran Jenazah:
     Rp.550.000
2. Kantong Jenazah:
    Rp.100.000.
3. Peti Jenazah:
    Rp1.750.000.
4. Plastik Erat: Rp.260.000
5. Disinfektan Jenazah:
     Rp.100.000.
6. Transport Mobil Jenazah:
     Rp.500.000.
7. Disiinfektan Mobil
     Jenazah: Rp100.000.
 

Sementara itu, Salah satu anak dari Pasien Covid-19 yang enggan disebutkan namanya dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta mengungkapkan, untuk biaya perawatan ayahnya yang terkena Covid-19 mencapai Rp.500 juta. 

"Ini udah 2 minggu bokap di rumah sakit. 3 kali swab masih positif. Dan (jumlah nominal) itu yakin masih bakalan bertambah," katanya melalui keterangan tertulis kepada awak media, sambil mengirimkan bukti pembayaran rumah sakit yang mencapai total Rp.502.437.515



(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Wow, Klaim Biaya Perawatan Pasien Covd-19 Capai 800 juta Per 14 Hari Per Pasien"