IKLAN

Tega, Sekelompok Pemuda di Ma'rang Bulying, Pukul dan Banting Bocah Penjual Kue

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebuah perilaku yang tidak terpuji yang dipertontonkan oleh sekelompok pemuda Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Marang, kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, di bulan suci ramadhan, dimana para pemuda tersebut tega membully bahkan memukul dan membanting seorang anak yang bernisial RZL (12 tahun) penjual kue jalan kote dibawah umur dan bertubuh bongsor itu ke pinggir jalan raya. kelakuan anak muda tersebut bahkan di videokan hingga viral di dunia maya facebook.



Pada adegan video viral tersebut nampak seorang pemuda yang direkam oleh temannya sedang menghadang anak penjual jalan kote yang sedang mengendarai sepeda tersebut hingga membuat anak itu terjungkal dari bahu jalan ke tanah lapang yang ada disampingnya.

Bukannya membantu anak tersebut saat terjatuh, pemuda dan teman temannya itu malah asik merekam dengan tertawa cekikikang menyaksikan anak itu jatuh sambil megambil sepeda tersebut, nampak jualan kue anak itu pun jatuh bersama sepeda tersebut.

Tak sampai disitu anak penjual jalan kote itu kemudian kembali dibully dengan mengolok-ngolok nya, sehingga anak itu juga menjadi marah dan melipat plat motor yang dikendarai pemuda itu, melihat plat motornya dilipat, pemuda itu kemudian memukul anak itu dan membantingnya ke pinggir jalan hingga terguling.

Sejumlah pemuda yang menyaksikan hal tersebut nampak tertawa cekikikang sambil tetap merekam kejadian itu tanpa satupun yang menolongnya hingga anak itu dengan susah payah bangkit dari posisi jatuhnya usai dibanting oleh pemilik motor itu.

Video yang diunggah oleh pemilk akunt facebook yang bernama ismail itupun kemudian menjadi viral dengan 77 kali dibagikan dan 136 komentar serta mendapat hujatan keras dari warga nitizen yang melihatnya dan meminta aparat polisi mengusut dan menangkap pelakunya.

"Gmn rasanya klo keluarga kita diperlakukan seperti ini. Kasian anak baik rajin bantu ortu cari nafkah, mereka malah membullynya dengan kasar,, kasian sekali anaknya." Ujar Ismail dalam akunt facebooknya

Mendanggapi hal tersebut, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji kemudian memerintahkan jajarannya di Polsek Marang untuk memburu pelaku, dan berhasil menangkapnya, dari identitas pelaku diketahui bernama Firdaus (26 tahun) Warga Bonto-Bonto Kecamatan Marang Pangkep.

"Pelaku Saat ini sudah kita amankan dab sudah tahan di Polres Pangkep, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. korban RZL mengalami luka lecet pada pada lengannya" Terang Ibrahim Aji


Sementara itu Kapolsek Marang, Iptu Sofyan menjelaskan, saat ini ada delapan terduga pelaku penganiayaan terhadap penjual jalangkote yang melintas di sekitar Lapangan Bonto-bonto sore tadi.

“Sudah kita amankan para pelaku penganiayaan ini, ada satu orang di sini dan tujuh orang lainnya dibawa ke Mako Polres Pangkep,” ucapnya.

Menurut Pasal 1 angka 16 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (UU Perlindungan Anak), kekerasan adalah “setiap perbuatan terhadap Anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum.”

Berdasarkan pendapat di atas dihubungkan dengan pengertian kekerasan dalam UU perlindungan Anak, maka dapat disimpulkan bahwa bullying termasuk dalam bentuk kekerasan terhadap anak.

Aspek Pidana dan Perdata Bullying Pada Anak. Mengingat bullying merupakan tindakan kekerasan terhadap anak, maka menurut UU Perlindungan anak, bullying adalah tindak pidana. Terhadap pelaku bullying dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).[3]

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Tega, Sekelompok Pemuda di Ma'rang Bulying, Pukul dan Banting Bocah Penjual Kue"

Post a Comment