IKLAN

Tak Lazim, Suara Adzan Yang Terdengar di Masjid Agung Pangkep Berubah Lafaz

KORANPANGKEP.CO.ID - Ada sesuatu yang tak lazim terdengar Saat adzan magrib, Senin (19/5/2020) di Masjid Agung kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel dimana lafaz adzan yang berkumandan dirubah lafaznya dan terdengar lain dari biasanya selama masjid agung ini berdiri

Suara corong dari menara Masjid agung yang megah tersebut terdengar Lafaz azan yang sebelumnya berbunyi "hayya 'ala shalah" dan "hayya 'ala falah", sekarang diganti menjadi "asholatu fii buyuutikum" atau "alaa shollu fir rihaal". Kalimat yang baru terdengar itu mempunyai arti "shalatlah kalian di rumah masing-masing".

"Adanya perubahan lafaz itu juga mengacu pada arahan dari Kementerian Agama Pangkep, MUI Pangkep serta pemerintah setempat akibat merebaknya virus corona dinegeri ini.” Kata Eko salah satu pengurus Masjid Agung Pangkep.

Himbauan perubahan lafaz dzan tersebut dikeluarkan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Karena bila pengurus masjid masih menyelenggarakan salat berjamaah, dikhawatirkan akan menjadi sarana penyebaran virus yang membuat para jemaah terinfeksi.

Lantas bagaimana pandangan syariat islam tentang hal tersebut? Berikut ini beberapa penjelasannya:

Perubahan lafaz azan seperti fenomena di atas sebetulnya sudah ada dari zaman Nabi Muhammad SAW. Dahulu, lafaz azan diubah jika memang kondisi sedang tidak memungkinkan untuk melakukan salat berjamaah di masjid.

Contohnya, ketika ada angin kencang atau hujan lebat. Hadis yang membicarakan perubahan lafaz ini pun sahih dan diriwayatkan oleh Nafi' yang berbunyi:

"Ibnu Umar pernah berkata bahwa dulu Rasulullah memerintahkan mu’adzin ketika keadaan malam dingin dan berhujan, untuk mengucapkan "Alaa shollu fir rihaal" yang artinya hendaklah kalian shalat di rumah kalian". (HR. Muslim no. 1632 dan Abu Daud no. 1063)

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Tak Lazim, Suara Adzan Yang Terdengar di Masjid Agung Pangkep Berubah Lafaz "

Post a Comment