Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sudah 2 Hari Kapal Sayang Rakyat 2 Tenggelam, Pemkab Pangkep Belum Evakuasi

KORANPANGKEP.CO.ID - Kapal Motor (KM) Perpustakaan Keliling Sayang Rakyat 2 milik pemerintah kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pemkab Pangkep) Sulsel yang terparkir sejak lama didepan Rujab Pangkep sudah 2 hari terlihat tenggelam dan kemasukan air pada bagian haluan hingga lambung kapal sejak Kamis 30 April 2020 kemarin dan belum terangka dari permukaan sungai hingga saat ini, Jumat (1/5/2020)

Akibatnya sudah dipastikan sebagian dari komponen kapal tersebut baik mesin maupun navigator elektronik serta peralatan lainnya dalam kapal mengalami kerusakan yang cukup parah karena lama terendam dalam air sungai Pangkajene

Dari pantauan awak media Jumat, (1/5/2020) pukul 14.00 wita siang tadi kapal Perpustakaan Sayang Rakyat dari Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) yang diserahkan ke pemkab Pangkep pada tahun 2014 yang senilai Rp.2 Milyar tersebut, nampak menjadi tontonan warga Pangkep setiap harinya.

Sementara itu Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pangkep dan dinas perhubungan kabupaten Pangkep nampak sibuk mengenvakuasi kapal dengan menyedot air didalam badan kapal dengan  pompa alkon dan drum dnamun hasilnya hingga saat ini masih nihil dan badan kapal belum terangkat sama sekali dan masih tenggelam di sungai Pangkajene

"Kami belum bisa berhasil mengevakuasi akibat terkendala teknis dan peralatan yang tidak memadai," kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Faisal Yusuf.

Menurut faisal, pihaknya belum mengetahui penyebab tenggelamnya perpustakaan Sayang Rakyat 2 namun saat diperiksa kondisi kapal tidak mengalami kebocoran dan air masuk melalui haluan kapal yang miring kedepan saat air sungai surut.

"Kita belum tahu penyebabnya, saat dievakuasi kapal tidak bocor," jelasnya.

Kapal perpustakaan keliling tersebut sudah bertahun tahun tidak digunakan oleh pemkab kabupaten Pangkep dan hanya ditambatkan di depan rujab Pangkep, karena terkendala biaya operasional dan kapal tersebut belum dihibahkan secara penuh oleh pemprov Sulsel

Menurut informasi dihimpun dari warga setempat dibantaran sungai palampang, menyebutkan bahwa pada subhu hari air sungai mengalami surut, dan nampak kelihatan posisi kapal menjadi miring ke keri, diperkirakan saat posisi miring air sungai menjadi pasang dan memasuki seluruh isi lambung dan badang kapal dan akhirnya tenggelam didasar sungai.

Sekedar diketahui Kepala Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) Sri Sularsih hingga 2013 sampai tahun 2014 lalu memberikanbantuan stimulasi kepada daerah-daerah terpencil di kepulauan, pesisir dan perbatasan termasuk kabupaten Pangkep melalui pemerintah provinsi Sulawesi Selatan yang diserahkan langsung oleh gubernur Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid. dengan nama kapal Sayang Rakyat 1 (2013) dan Sayang Rakyat 2 (2014)

Sularsih, saat itu (2013 red) mengeluarkan tujuh kapal perpustakaan keliling untuk daerah-daerah yang secara geografis memang membutuhkan dan kepala daerahnya pun mampu menyiapkan anggaran operasional per tahunnya. Daerah yang sudah mendapatkan bantuan kapal perpustakaan keliling, antara lain Bengkalis, Bintan, Selayar, Pangkep, Morowali, Wakatobi dan Ternate. dengan anggaran Rp.2 milyar lebih.

"Anggarannya untuk kapal keliling ini kan besar. Untuk kapalnya saja sekitar Rp2 miliar. Belum bukunya. Sedangkan untuk biaya operasionalnya juga mahal," kata dia

Pihak Perpusnas akan terlebih dulu meninjau daerah-daerah yang mengajukan serta meminta komitmen kepada kepala daerah setempat atas kesediaannya menanggung biaya operasional kapal perpustakaan keliling. Biaya operasional mencapai Rp400 juta per tahun.

"Untuk biaya operasional itu ditanggung oleh pemerintah daerah masing-masing. Kita hanya menyediakan kapal dan bukunya," kata Sularsih. saat itu

Selain Kapal Perpustakaan keliling Sayang Rakyat untuk melayani perpustakaan di pulau pulau terpencil, Pemkab Pangkep juga menerima bantuan mobil perpustakaan keliling yang dilengkapi dengan buku bacaan dan wifi gratis untuk melayani masyarakat di wilayah daratan dan pegunungan kabupaten Pangkep.

(ADM-KP) 


Posting Komentar untuk "Sudah 2 Hari Kapal Sayang Rakyat 2 Tenggelam, Pemkab Pangkep Belum Evakuasi"