Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sibuk Urus Corona, BPBD Pangkep Tak Perhatikan Korban Kebakaran Pulau Karanrang

KORANPANGKEP.CO.ID - Korban kebakaran yang terjadi sehari sebelum lebaran lalu, Sabtu (23/5/2020) dini hari di Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel. yang menimpa keluarga daeng Mangung hingga kini belum mendapat perhatian dari Pemkab Pangkep, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep

Hingga hari keempat sejak musibah kebakaran yang menimpa tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep belum pernah mengunjungi atau mendata korban sebagaimana biasanya saat terjadi musibah-musibah lainnya di Pangkep, padahal kabar ini telah lama dikabarkan oleh media media lokal dan nasional.

Dari pengakuan daeng mangung korban kebaran tersebut menyebutkan saat ini dirinya baru menerima sumbangan dari pihak pemerintah desa dan sumbangan warga secara patungan melalui Penggalangan dana diinisiasi oleh Ikatan Remaja mesjid Nurul Mu’minin ( IKRAMIN), bersama Tim Relawan dan Aparat Desa.

"Alhamdulillah sudah ada sumbangan dari pak desa Rp. 1 juta dan dari hasil sumbangan warga disini secara patungan sebesar Rp.5 juta, oleh nya itu saya mohon jika bisa kiranya pihak pemerintah kabupaten Pangkep juga dapat membantu kami sumbangannya supaya kami dapat membangun rumah kami yang sudah terbakar habis beserta harta benda saya yang keseluruhannya hangus terbakar" Pinta Daeng Mangung. Rabu (27/5/2020)

Kepala Desa Mattiro Bulu, H Tamsir mengatakan, di hari raya Idul Fitri ini, rasa empati yang tinggi dan semangat gotong royong Ikatan Remaja Mesjid Nurul Mu’minin (IKRAMIN), bersama tim relawan dan aparat desa menggalang dana untuk keluarga korban kebakaran.

“Meski di situasi yang sulit, alhamdulillah adik-adik dari IKRAMIN bersama tim relawan dan aparat desa berhasil melakukan penggalangan dana, meskipun nilainya tidak seberapa namun adik-adik dan masyarakat telah membuktikan rasa empati itu masih tinggi di desa kami,” ungkap H Tamsir


Sekedar diketahui Puang mangun yang mengalami musibah kebakaran tersebut saat ini terpaksa harus tinggal sementara dirumah tetangganya, karena saat terjadi musibah kebakaran tak sedikitpun harta bendanya bisa terselamatkan.

Diketahui saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep sibuk menangani pencegahan virus covid yang sementara merebak di indonesia khusunya kabupaten Pangkep, sehingga mungkin perhatian mereka tak tertuju pada musibah kebakaran seperti yang menimpa keluarga daeng mangun di penghujung ramadhan lalu.

Harusnya selain terfokus pada penanganan covid-19 tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep juga seharusnya tetap menyiagakan timnya untuk mengatasi masalah masalah musibah lainnya seperti yang kerap terjadi di Pangkep setiap saat seperti Kebakaran, Puting Beliung dan Banjir.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Sibuk Urus Corona, BPBD Pangkep Tak Perhatikan Korban Kebakaran Pulau Karanrang"