IKLAN

Sejak Dulu Kaya, Nama Legislator PDIP Pangkep Dapat Jatah Kemensos RI, Kok Bisa

KORANPANGKEP.CO.ID - Rancuhnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial kembali melukai hati warga miskin di Indonesia ini terbukti Setelah Nama ibu Kandung Kepala Dinas Sosial pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep, Sulsel, Hj. Najemiah muncul sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST), kini nama H. Rasyid Anggota DPRD Pangkep sekaligus ketua PDIP Pangkep muncul dalam data tersebut.

Alasan klasik pun muncul dimana dari pihak pemeritahan desa berdalih bahwa data yang selalu muncul merupakan data tahun 2015 dari kementrian Sosial RI, padahal H. Rasyid sejak dulu merupakan salah satu orang kaya dikampung halamannya di Pulau Sabutung, Desa Mattiro Kanja, kecamatan Tupabbiring Utara, kabupaten Pangkep sebagai juragan kepiting, sebelum akhirnya Dia terpilih menjadi Anggota DPRD Pangkep selama 3 periode berturut turut 15 tahun terakhir.

H Rasyid sang legislator Pangkep 3 periode tersebut mengaku kaget saat mengetahui bahwa namanya terdaftar sebagai penerima bantuan dampak covid-19, Dia pun sempat mempertanyaan kepada petugas desa, alasan namanya masuk di DTKS sementara sejak dulu dirinya termasuk orang mampu di desa tersebut.

“Kebetulan saya pulang ke pulau. Saya pantau-pantau penyaluran bantuan. Ternyata ada namaku sebagai penerima BST. Saya kaget Rupanya data yang digunakan ini data lama. “Kata petugas desa, data ini sudah beberapa kali dirubah" terang H.Rasyid

Mengetahui hal tersebut Pemerintah Desa Mattiro Kanja langsung mencoret nama H. Rasid dari daftar DKTSK karena dianggap tak layak menerima bantuan, namun hal tersebut langsung diprotes keras oleh H. Rasyid. Dia enggan namanya dicoret saat ini, dan meminta pemerintah desah segera mencairkan dana tersebut dengan dalih ingin memberikan kepada warga miskin lainnya yang dianggap layak menerimanya

“Tapi uang itu bukan untuk saya pribadi. Saya mau pihak desa buatkan surat tanda terima atas nama saya dan mengalihkan penyerahannya ke warga yang lebih layak. Karena saya khawatir, kalau uangnya dikembalikan saya takut uangnya nyangkut di tempat lain. Lebih baik saya terima dan alihkan ke warga yang lebih layak,” kilahnya

Dia pun berharap agar data itu segera diperbaiki. Dia ingin masyarakat yang betul-betul tak mampu dan layak menerima bantuan mendapatkan haknya.

“Jadikan momentum Covid-19 ini sebagai tempat memperbaiki data. Data yang lawas harus diganti dengan yang baru dan valid,” pungkas Rasyid.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Sejak Dulu Kaya, Nama Legislator PDIP Pangkep Dapat Jatah Kemensos RI, Kok Bisa"

Post a Comment