Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pasien Covid-19 Karyawan Semen Tonasa, Sudah Setahun Tak Masuk Kerja Akibat Stroke

KORANPANGKEP.CO.ID - Karyawan PT Semen Tonasa unit Klin II dan III berinitial SM (55 tahun), yang divonis positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab tim medis rumah sakit Siloam Makassar pada kamis (1/5/2020), lalu rupanya sudah setahun tidak masuk kerja dan bergabung dengan pekerja lainnya di Pabrik PT.semen Tonasa karena mengalami sakit stroke.

"Kurang lebih satu tahun SM tidak aktif di perusahaan karena menderita penyakit stroke, dan selama ini SM bertempat tinggal di Daya Kota Makassar." ungkap Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Andi Muhammad Said Chalik saat dikonfirmasi oleh awak media anda melalui telepon selulernya, Minggu (3/5/2020).

Menurut Said selama ini, SM tinggal di daya Makassar untuk melakukan perawatan medis dan melakukan check up setiap saat sejak mengidap penyakit stroke, SM beberapa bulan ini dirawat di Rumah Sakit Siloam Makassar. Namun, belakangan berdasarkan hasil Swab SM diketahui ternyata positif Covid 19. Kondisinya saat ini sedang dalam penanganan medis.

"Info terakhir dari ketua satgas Covid Pangkep, hasil rapid isteri dan 1 orang anak dari SM Negatif. Namun hal tersebut masih akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari guna mencegah penyebaran virus covid-19 tersebut" Terangnya

Untuk itu selama melakukan isolasi mandiri pihak management PT Semen Tonasa akan selalu memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari hari maupun vitamin yang dibutuhkan keluarga tersebut sebagai langkah nyata perhatian PT. Semen Tonasa kepada karyawannya yang kena musibah wabah covid-19.

"Bantuan dari manajamen PT Semen Tonasa diserahkan oleh tim covid 19 semen tonasa, dr Sujasmin sebagai ketua harian. Adapun bahan pokok yang diberikan ke keluarga SM berupa beras, indomie, telur, gula, biskuit,minyak goreng dan vitamin untuk 15 hari," jelas Andi Muhammad Said Chalik

Ia pun berharap semoga SM segera sembuh dan semua keluarganya (anak-anak dan isterinya) tidak terjangkit virus Covid-19 serta tabah menjalani cobaan akibat wabah virus covid yang menimpa keluarganya.


Seorang Karyawan PT. Semen Tonasa Unit Klin 2/3 berinitial SM (55 tahun) di vonis positif Covid-19 setelah dirinya beberapa bulan dirawat di RS Siloam Makassar karena penyakit stroke. hal ini berdasarkan hasil tes swab terhadap dirinya selama menjalani perawatan dan dinyatakan positif covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Terpadu Percepatan Pencegahan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad menyebutkan adanya tambahan satu lagi warga Pangkep yang dinyatakan positif covid-19. warga Tonasa 1 kelurahan Tonasa Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

"Hasil uji swab SM sudah keluar jum’at malam (1/5/2020) dan dinyatakan positif terkena Virus Covid 19, SM saat ini sementara dirawat di RS Siloam Makassar." Ungkapnya Sabtu (2/5/2020)

Annas Ahmad menyebutkan pihaknya telah melakukan tindakan cepat pencegahan penularan covid-19 dengan cara langsung melakukan screning terhadap keluarga pasien dan melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah SM di Tonasa 1 serta menyarankan isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus covid 19 lebih meluas. 

“Tim Medis dari Puskesmas Balocci sekitar pukul 14.00 wita, Sabtu (2/5/2020) langsung mendatangi rumah SM di perumahan Tonasa 1, untuk memeriksa keluarganya, kita sudah screning dan rumahnya sudah didisinfektan. Keluarga ini juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri kepada istri dan kedua anaknya,” ujar dr Annas.

Dari informasi yang dihimpun. Pasien yang juga karyawan disalah satu perusahaan Semen di Pangkep ini sudah berbulan-bulan dirawat di RS Siloam karena penyakit stroke. Namun setelah diuji swab. Pasien ini diyatakan positif covid-19. 


 (ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Pasien Covid-19 Karyawan Semen Tonasa, Sudah Setahun Tak Masuk Kerja Akibat Stroke"