Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Mainkan Bantuan Covid-19 dan PKH Untuk Politik, Lurah Anrong Appaka Dicopot

KORANPANGKEP.CO.ID - Diduga memainkan Bantuan Sosial dampak Covid-19 Lurah Anrong Appaka, kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel H.M Ramli, S.Sos. terpaksa dicopot oleh Bupati Pangkep H. Syamsuddin Hamid. Ramli dianggap menyalahgunakan jabatannya untuk menginterpensi masyarakat untuk kepentingan politik pilkada yang bakal digelar di Pangkep pada Bulan Desember tahun 2020 mendatang

Pencopotan tersebut didasarkan atas laporan ratusan warga kelurahan Anrong Appaka yang menemui langsung Bupati Pangkep dan melaporkan bahwa lurahnya dalam pembagian sembako covid-19 membagikan dengan tebang pilih dan tak akan diberikan bagi warga yang tidak mendukung salahsatu calon Bupati Pangkep 2020 yang diarahkan oleh oknum lurah tersebut.

Selain dana Bantuan Covid-19 yang diduga dimainkan lurah Anron Appaka tersebut, Ramli juga diduga memainkan Dana PKH dan menginterpensi warga akan menghapus nama warga dari daftar penerima PKH atau tidak memberikan bantuan tersebut ke yang bersangkutan jika menolak mendukung calon Bupati andalannya tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Staf Ahli Bupati Pangkep bidang sosial Muhammad Arsyad Yunus mengungkapkan bahwa tidak sepantasnya dimasa pandemi covid-19 ini bantuan sosial untuk warga dmainkan untuk kepentingan politik praktis, apalagi saat ini sudah banyak warga yang menjerit karena tidak kebagian bantuan dari pemerintah

” Bantuan ini menggunakan uang negara, maka kami minta Kades, Lurah dan para Ketua RT jangan main-main, apalagi untuk kepentingan politik praktis, kasihan warga dimasa sekarang masih di hadapkan pada persoalan politik dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini.” bebernya sembari minta warga ikut serta untuk melakukan pegawasan secara ketat penyaluran bantuan tersebut.

Muhammad Arsyad juga minta kepada seluruh elemen, ikut serta mengawasi dan jika ada kejanggalan dalam penyaluran Bantuan Covid-19 dan Dana PKH untuk melaporkan hal ini ke pemerintah kabupaten Pangkep.

"Silahkan lapor, kalau perlu Kecamatan membentuk posko pengaduan yang berisikan pihak Kecamatan, Polisi dan TNI. “Sekali lagi jangan main-main, ini uang negara dan ada pidananya, “Pungkasnya. 



Dari informasi yang dihimpun awak media bahwa jabatan lurah Anron Appaka yang ditinggalkan oleh H.M Ramli, S.Sos pasca dicopot Bupati Pangkep saat ini digantikan sementara oleh Camat Pangkajene H. Jamaluddin Djalil, S.Sos.

(ADM-KP)  

1 komentar untuk "Diduga Mainkan Bantuan Covid-19 dan PKH Untuk Politik, Lurah Anrong Appaka Dicopot"

  1. Yang mau dicopot itu oknum Staf Ahlinya bos, bikin surat pake header Setda, tdk pake no. surat dan terutama menyebut diri sebagai Penasehat Pemda, asli nyelonongnya bos.

    BalasHapus