Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Begini Kronologi Penemuan Mayat Yang Mengapung di Perairan Pulau Gondong Bali

KORANPANGKEP.CO.ID - Malang betul nasib Ambo seorang kakek 60 tahun warga Pulau Lamputang, Desa Mattiro Dolangeng, kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang berprofesi sebagai nelayan nelayan di perairan  ditemukan mengambang dan sudah tak bernyawa di pinggir pantai sebelah timur Pulau Gondong, Bali. Desa Mattiro Matae, Kecamatan Liukang Tupabiring pada Selasa (19/5/2020).

Kejadian bermula saat Ambo hendak mencari nafkah dilautan mencari ikan pada hari Jumat 15 Mei 2020 pagi lalu ke keluarganya, namun hingga siang harinya Ambo tak kunjung kembali kerumahnya, keluarganya pun resah dan melaporkan hal ini kepihak pemerintah desa dan pihak Polsek Tupabbiring Pangkep, dan sejak saat itu Ambo dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Mendapat kabar hilangnya korban tersebut pihak keluarga, pihak pemerintah desa Mattiro Dolangen beserta jajaran Polsek Liukang Tupabbiring bergerak cepat menyisir lokasi tempat biasanya korban memancing, namun hingga tiga hari pencarian korban belum ditemukan oleh keluarga dan tim SAR gabungan pencari korban tersebut.


"Saat itu, Ambo keluar memancing menggunakan sampan hijau miliknya yang tak menggunakan mesin. Namun hingga siang hari belum pulang ke rumahnya. Keluarga yang khawatir segera melakukan pencarian, tapi tidak ditemukan karena cuaca yang tak bersahabat." terang Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji. 

Hingga pada akhirnya dihari keempat pencarian Tim SAR akhirnya menemukan korban sudah tak bernyawa dan mengambang di pinggir pantai sebelah timur Pulau Gondong, Bali. Desa Mattiro Matae, Kecamatan Liukang Tupabiring, Pangkep, polisipun lantas mengevakuasi mayat korban dan memanggil pihak keluarganya untuk di Identifikasi apakah betul itu anggota keluarganya yang hilang.

Setelah melakukan pencarian selama empat hari, akhirnya aparat gabungan bersama nelayan berhasil menemukannya sudah tak bernyawa, diduga kapal dan korban tenggelam usai dihantam ombak besar saat memancing ikan dilaut

"Ini kemudian kami informasikan kepada keluarga nelayan yang hilang tenggelam beberapa hari lalu dari pulau Lamputan Desa Mattiro Dolangeng," kata Ibrahim Aji

Keluarga korban yang dihubungi oleh aparat kepolisian Polsek Liukang Tupabbiring, langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penemuan mayat tersebut, dan ternyata benar mayat tersebut adalah Ambo yang hilang sejak pergi memancing ikan dilaut 4 hari lalu.

"Tim SAR kemudian mengevakuasi korban menuju rumahnya di Pulau Lamputang, Mayat tersebut telah disemayamkan di rumah duka untuk selanjutnya akan dikebumikan, oleh pihak keluarganya" pungkasnya.

(ADM-KP)

Post a Comment for "Begini Kronologi Penemuan Mayat Yang Mengapung di Perairan Pulau Gondong Bali "