Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tergiur Tiket Perjalanan Murah, 40 ASN Pangkep Tertipu Travel Fiktif Puluhan Juta Rupiah

KORANPANGKEP.CO.ID - Gegara ingin mendapatkan tiket travel murah dan bonus 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ternyata kena tipu puluhan juta rupoah oleh agen perjalanan ‘Fokus Travel’ yang beralamat di Ruko Citra Garden Nomor A8, Jalan Yusuf Bauti, Kabupaten Gowa pada bulan Desember 2019 lalu, hal ini terungkap saat Polres Pangkep menggelar jumpa pers di Aula Mapolres Pangkep, Jumat (17/4/2020).

Kelima OPD tersebut yaitu, Sekretariat Daerah, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial dan Dinas Koperasi. Rencananya mereka melakukan perjalanan dinas ke Pulau Dewata, Bali. Kesepakatan memilih travel tersebut direkomendasikan oleh salah seorang staf Pemkab Pangkep yang pernah pula menggunakan jasa travel tersebut.

Dalam jumpa persnya Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji didampingi Kasat Reskrim, AKP Anita Taherong mengungkapkan pihaknya telah berhasil menangkap pelaku kasus penipuan berkedok jasa perjalanan study tour tersebut yang bernama Mursalim warga kabupaten Gowa Sulsel, Dalam aksinya pelaku berhasil memperdaya sebanyak 40 Orang korban ASN pemkab Pangkep dengan kerugian senilai Rp.45 juta yang ditransfer melalui rekening pelaku.

"Rencanya mereka akan berangkat pada 03 Desember 2019 sampai dengan 05 Desember 2019, Tersangka menjajikan kepada korban akan memberikan penginapan di daerah Seminyak, atau salah satu penginapan mewah di Bali, serta tiket gratis buat 1 orang dalam rombongan ini, kemudian, masing - masing SKPD  melakukan transfer ke nomor rekening tersangka sehingga terkumpul uang sebanyak Rp 45 juta," ungkapnya Jumat (17/4/2020)

Ibrahim menambahkan Setiap peserta perjalanan dinas dibebankan biaya Rp3 juta. Pada akhir November 2019, mereka lalu melakukan pembayaran uang muka dengan transfer kerekening pelaku sebesar Rp45 juta untuk 40 orang.

Sehari sebelum pemberangkatan, tersangka membatalkan dengan alasan bahwa uang tidak mencukupi untuk dilakukan pemberangkatan, sehingga pihak SKPD meminta kembali uang yang pernah dikirim. Namun tersangka tidak mengembalikan dan menghilang atau sudah tidak diketahui keberadaannya, hingga pada akhirnya salah satu OPD melaporkan perihal penipuan berkedok travel ini ke Mapolres Pangkep.

Mendapat laporan tersebut polisi kemudian mendalami kasus ini dengan memeriksa seluruh OPD, serta mencari jejak pelaku dengan berkoordinasi dengan pihak Polda Sulsel dan Polres Gowa, setelah ditelusuri ternyata biro perjalanan milik pelaku dengan nama Fokus Travel ternyata fiktif, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku dan membawanya ke Mapolres Pangkep untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

"Tidak ada travelnya, itu travel fiktif. Jadi uang korban digunakan untuk membiayai perjalanan lain, semacam gali lobang tutup lobang saja, Atas perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan Pasal 372 dan 378 penggelapan dan penipuan, dengan ancaman hukuman penjara empat tahun." Pungkas Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong pada jumpa pers tersebut.

(ADM-KP)

Post a Comment for "Tergiur Tiket Perjalanan Murah, 40 ASN Pangkep Tertipu Travel Fiktif Puluhan Juta Rupiah"