IKLAN

Selain Covid-19 Warga Pangkep Diminta Waspadai DBD Dimusim Pancaroba Saat ini

KORANPANGKEP.CO.ID - Humas RSUD Batara Siang, H Mansur, mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), selain mewaspadai ancaman Covid-19 yang selama ini membuat resah masyarakat, hendaknya masyarakat juga mewaspadai ancaman penyakit DBD atau demam berdarah dengue di saat musim pancaroba seperti saat ini. Karenanya, selain tetap awas dengan virus corona, masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan memberantas sarang nyamuk.

"Selain Virus Covid, kita harus waspadai bahwa ancaman klasik yang muncul pada periode musim pancaroba ini untuk beberapa daerah di Pangkep adalah demam berdarah. Oleh karena itu mari tinggal di rumah bersihkan sarang nyamuk," kata H. Mansur, Sabtu (4/4/2020).

Mansur memandang, saat ini secara frekuentif akan muncul di periode-periode masa demam berdarah. Meski diikuti perjuangan melawan Covid-19, Yuri meminta bangsa Indonesia tetap kuat dan yakin jika semua bisa dilalui.

"Kami yakin kita semua bisa, tinggal di rumah berantas sarang nyamuk pasti kita mampu melakukannya," ujarnya.

Langkah membersihkan sarang nyamuk di rumah adalah salah satu alternatif kegiatan yang juga mendukung anjuran pemerintah di rumah saja. Mansur menekankan bahwa langkah di rumah aja merupakan hal terbaik memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan DEman Berdarah

"Ini adalah jawaban yang paling tepat, bukan hanya untuk mengendalikan Covid19 tapi juga mengantisipasi sebaran penyakit demam berdarah," yakin Yuri.

Dari data yang ada saat ini yang dihimpun awak media tercatat 2 pasien balita di RSUD Batara Siang Pangkep mengalami penurunan tronbosit diruang perawatan anak angrek dan plamboyan karena gejala DBD

BD dan COVID-19 punya gejala awal yang serupa, seperti demam dan batuk-batuk. “Penyakit dengue dan virus Corona 2019 (COVID-19) sulit untuk dibedakan karena keduanya punya ciri-ciri gejala dan hasil laboratorium yang mirip,” tulis tim penulis “Covert COVID-19 and false-positive dengue serology in Singapore” (2020) yang dipublikasikan di The Lancet pada 4 Maret lalu. Ahli penyakit menular pun mengkonfirmasi hal ini, dan menyatakan bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus seringkali memiliki gejala awal umum yang serupa.

COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2019 yang termasuk dalam famili Coronavirus. Sementara itu, demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue yang termasuk dalam famili Flavivirus. Menurut WHO, walaupun ada kemiripan gejala di awal, tetapi virus akan semakin mudah dibedakan seiring dengan perkembangan gejala.

Orang yang dengan penyakit DBD biasanya menderita demam dan ruam di kulit, tetapi tak disertai dengan batuk-batuk atau sakit tenggorokan—tak seperti orang yang terinfeksi COVID-19. Gejala-gejala lain penyakit DBD termasuk sakit kepala, sakit di belakang mata, pegal-pegal, mual, muntah-muntah, dan pendarahan ringan seperti mimisan.

Sementara itu, gejala umum COVID-19 menurut WHO termasuk demam, batuk-batuk, dan sesak napas. Dalam kasus yang lebih parah, infeksi SARS-CoV-2 juga dapat menyebabkan pneumonia, masalah pernapasan, gagal ginjal, dan kematian.

Penderita DBD mengalami demam selama 3 hari berturut-turut tetapi di hari ketiga sampai kelima pasien kerap merasa lebih baik karena telah berkeringat dingin. Padahal dia tengah memasuki masa syok. Selain itu, kata Siti Nadia, penderita DBD bisa mengalami gusi berdarah atau mimisan, ujung tangan pucat, warna tinja cokelat kehitaman karena efek pendarahan hebat saluran cerna, hingga terdapat bintik-bintik di tubuhnya karena kadar trombositnya sudah di bawah 100 ribu per mikroliter (mcL).

Sementara itu, orang yang terinfeksi Covid-19 bisa mengalami keluhan mirip gejala pneumonia. Karena itu, ketika mengalami demam selama 3 hari berturut-turut, dia meminta masyarakat langsung berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kemudian, masyarakat diminta berkata jujur kepada dokter jika mengalami pendarahan maupun mimisan.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Selain Covid-19 Warga Pangkep Diminta Waspadai DBD Dimusim Pancaroba Saat ini"

Post a Comment