Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tokoh Pemuda Pangkep Minta Pemkab Transparansi Dalam Penggunaan Anggaran Covid-19

KORANPANGKEP.CO.ID - Muh.Muardi.H Tokoh Pemuda di kabupaten Pangkep meminta transparansi anggaran  terhadap Penanganan penyebaran Virus Covid 19 yang dilakukan oleh pemerintah  Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan jajarannya kebawah, terlebih lagi selain menggunakan APBD juga Anggara desa banyak dikucurkan sehingga dikhawatirkan adanya tumpang tindih penganggaran APBD dan ADD dengan satu obyek bantuan.

Penyampaian lansung yang di sampaikan oleh Presiden RI   Joko Widodo memerintahkan agar seluruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tidak prioritas untuk dipotong. Instruksi ini ia sampaikan agar memprioritaskan anggaran untuk penanganan virus corona COVID-19 dikhawatiran malah akan menimbulkan  Celah Indikasi korupsi bagi sejumlah oknum yang terlibat didalamnya

Muh.Muardi.H menyebutkan seharusnya tiap instansi yang terlibat dalam penanganan bencana harus mengumumkan secara terbuka penggunaan anggaran dan bersedia diaudit secara berkala dan diminta lebih transfaransi dalam hal penggunaan agaran dalam hal penanganan Covid 19 .

"Seharusnya secara berkala pemerintah pemerintah menyampaikan jumlah anggaran digunakan selama penanganan, mestinya tugas juru bicara penanganan Covid-19 bukan hanya menyampaiakan berapa banyak pasien bertambah, sembuh atau meninggal tetapi juga harus menyampaikan berapa besar uang digunakan untuk penanggulangan Covid-19."  Ujar Muardi, Sabtu (10/4/2020).

Menurut Muardi ada sejumlah upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah praktik korupsi dana bantuan bencana, termasuk dalam dana bantuan untuk penanganan virus corona yang akan segera dikucurkan pemerintah.
 Pertama, pemerintah dan lembaga penegak hukum perlu memberikan peringatan disertai sanksi tegas kepada pejabat yang melakukan korupsi dana bantuan bencana.

Selain itu pemerinta harusnya membuat suatu gugus tugas khusus pemantauan penggunaan anggaran penanganan virus covid-19 atau membuat kotak penganduan yang menerima penganduan dari masyarakat dan mengawasi penggunaan dana khusus bencana

"Jika ditemukan hal indikasi korupsi maka tugas dari gugus tersbut akan melakukan proses  penyelidikan untuk memberikan efek jera  kepada koruptor ditengah suasana bencana covid 19 seperti sekarang ini. Strategi ini diharapkan dapat menekan niat korupsi dana bantuan bencana, sehingga pengelolaan dana bencana transparan dan akuntabel." paparnya

Muardi juga mengajak kepada seluruh OKP di kabupaten Pangkep untuk turut membantu memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Selaku pemuda Ia berharap pemerintah kabupaten Pangkep tidak gagal dalam menentukan perioritas di kabupaten tercinta yang dikenal sebutan Pangkep boledong (Bolu lemo doang) sehingga kondisi kehidupan dapat berjalan seperti sedia kala

"Selaku  jajaran OKP mesti ikut ambil andil dalam Penanganan penyebaran Virus Covid 19 ini baik terjun lansung dalam hal kegiatan membantu daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19" katanya

Ia pun menghimbau kepada masyarakat Pangkep untuk tetap melakukan pembatasan sosial skala besar serta jaga jarak, Jaga Kebersihan  diri, Mengosumsi makanan yang sehat bervitamin, Olahraga , serta jangan percaya Berita Hoax

"Teliti baik-baik kabarnya apalagi menyebarkan berita Hoax. Ayo Mari kita membantu pemerintah kita dengan tinggal dirumah (Stay Home)

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Tokoh Pemuda Pangkep Minta Pemkab Transparansi Dalam Penggunaan Anggaran Covid-19 "