Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapolri Instruksikan Kepada Polres Data Warga Yang Belum Dapat Bansos Pemerintah

KORANPANGKEP.CO.ID - Kapolri Jenderal Idham Azis menginstruksikan setiap jajaran polres di seluruh Indonesia turut berkontribusi membantu warga terdampak virus corona baru alias covid-19. Kapolri meminta sekitar 500 polres di Indonesia untuk mendata warga yang terdampak covid-19 dan tidak mendapatkan bansos dari pemerintah.

Masing-masing polres diperintahkan menyalurkan bantuan 10 ton beras dan sembako lain kepada warga yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Dana kontinjensi dari Mabes Polri pun siap dikucurkan ke tiap-tiap polres untuk membeli beras dan bahan pokok tersebut

"Seluruh polres menyiagakan 10 ton beras dan sembako lain untuk bisa segera disalurkan bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bansos, Anggaran dari Mabes Polri" kata Idham, Senin (27/4/2020).

Sebelumnya Kapolri memberikan arahan melalui konferensi video kepada jajaran Kapolda se-Indonesia pada Kamis 23 April 2020. Sejumlah arahan tersebut yakni meminta jajaran untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan bantuan sosial, mengedepankan tindakaan preemtif, preventif, dan humanis dalam menerapkan kebijakan PSBB.

Selanjutnya mengimbau jajarannya mematuhi Maklumat Kapolri, menunda pelaksanaan PON di Papua, dan membagikan bansos kepada masyarakat yang belum terdata sebagai penerima bansos pemerintah.

Polri melibatkan TNI dan pemangku kepentingan terkait dalam kegiatan kemasyarakatan, mengganti istilah siaga I dengan kesiapsiagaan, melarang penggunaan kata tembak di tempat dan menegaskan tidak ada penyiapan sniper.

"Jika pelaku kejahatan membahayakan keselamatan masyarakat dan anggota Polri, maka lakukan tindakan tegas dan terukur," tutur mantan Kabareskrim Polri ini.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Kapolri Instruksikan Kepada Polres Data Warga Yang Belum Dapat Bansos Pemerintah"