Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hendak Membawa Sembako Kekerabatnya, 6 Warga Pangkep Ditahan di Tana Toraja

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebanyak enam orang warga kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ditahan oleh Petugas Pos Penjagaan PT Malea, Tana Toraja, Sulsel, Kelimanya diamankan karena mencoba menerobos masuk wilayah tersebut, ditengah Pandemi corona di Indonesia. Minggu (19/4/2020).

Menurut salah satu warga Makale Selatan, Alharis Tandilinggi', enam orang warga pangkep itu terdiri dari 4 pemuda seorang ibu dan anaknya yang masih balita hendak mengantarkan sembako ke Kecamatan Rano, Tana Toraja. Sembako tersebut diangkut menggunakan sebuah mobil Pick up nomor polisi DD 8755 EI.

" Katanya sembako mau diantar ke kerabatnya yang sementara kerja masjid di Kecamatan Rano," papar Alharis.

Alharis menambahkan saat ditanya warga setempat, lima orang tersebut sempat mengaku berdomisili di kota Rantepao, Toraja Utara. Namun setelah di crosschek alasan tersebut tidak sesuai dengan data dari petugas posko Covid-19 di perbatasan Tana Toraja-Enrekang. Dimana, kelimanya berasal dari Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep.

" Yang saya sesalkan kenapa petugas di posko perbatasan bisa kejebolan, apalagi mereka tidak memiliki identitas, ini kan berbahaya," ujar Alharis yang juga ketua LSM LP3 Lokal Toraja.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diiginkan warga pun melarang kelima orang tersebut untuk melanjutkan perjalan ke Kecamatan Rano.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Hendak Membawa Sembako Kekerabatnya, 6 Warga Pangkep Ditahan di Tana Toraja"