Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bantuan Tak Kunjung Datang, Ribuan Warga Terpakasa Padati Pasar Sentral Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Ditengah pandemi covid-19 mewabah ribuan warga kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel berbondong-bondong menyerbu pasar sentral Pangkejene untuk berbelanja kebutuhan pokok, pasalnya persedian makanan mereka dirumah semakin menipis dan hingga kini belum mendapatkan bantuan sembako dari pemkab Pangkep.

Dari Pantauan awak media situasi pasar sentral Pangkajene pagi tadi, Kamis, (16/4/2020) nampak ramai dan padat, kendaraan diruas ruas jalan pasar menjadi macet, begitupun dengan parkiran pasar dipenuhi oleh kendaraan roda dua, serta warga memenuhi pasar tersebut berbelanja kebutuhan pokok sehari hari, kepadatan tersebut terjadi hingga siang hari tadi.



Nurwana salah seorang warga kelurahan Mappasaile yang dijumpai awak media saat berbelanja ikan menyebutkan bahwa dirinya terpaksa keluar kepasar karena kebutuhan dapurnya sudah mulai kosong.

"KIta disuruh berdiam dirumah sementara kebutuhan rumah tangga sudah mulai kosong, apalagi hingga saat ini saya belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah berupa sembako seperti yang ramai dibicarakan orang" katanya
 


Pengunjung lain Abdullah warga Minasatene, Menurut dia, bukan hanya keluarganya saja yang datang berbelanja di pasar, tetapi tetangga di sekitar rumah pun sama datang berbelanja kebutuhan untuk beberapa hari kedepan. 

"Mau diapa lagi, isi dapur sudah kosong, bantuan pemerintah tak kunjung datang, kalau tidak keluar sekarang mau makan apa anak istri saya dirumah" ujar Abdullah.



Merekapun berharap kiranya hal ini menjadi perhatian pemerintah kabupaten Pangkep untuk lebih meperhatikan nasib mereka utamanya masalah kebutuhan dapurnya terlebih lagi sejak bencana covid-19 mereka tak bisa bebuat apa apa dan tak pergi mencari nafkah, karena disuruh berdiam dirumah saja.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Bantuan Tak Kunjung Datang, Ribuan Warga Terpakasa Padati Pasar Sentral Pangkep"