IKLAN

Hari Ini Siswa Asal Kalmas Dipulangkan, Kapolsek Kalmas Tanggung Semua Tiketnya

KORANPANGKEP.CO.ID - Mendapat berita tentang adanya siswa siswi asal kecamatan Liukang Kalmas kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel yang terlantar dan telah membayar uang sebesar Rp.500 ribu untuk biaya transpor dan makan selama di Pangkajene untuk mengikuti UNBK, mengundang rasa simpati Kapolsek Liukang Kalmas AKP Nompo.SH didampingi Wakapolsek Ipda Saleh dengan mendatangi tempat pemondokan mereka di rumah singgah Desa Sabaru Perumahan Golkar, Rabu (25/3/2020)

Saat mengunjungi Siswa siswi tersebut AKP Nompo, SH, membawakan kebutuhan pangan buat mereka selama mondok ditempat tersebut, Iapun memberikan dorongan moril dan semangat supaya siswa jangan merasa jenuh selama ada dikota pangkep, karena rata rata siswa rindu sama orang tuanya dipulau.

”Ini merupakan perhatian terhadap warga kami apalagi mereka saat ini sudah sepuluh hari meninggalkan Pulaunya hanya untuk mengikuti Ujian Nasional dan itupun dibatalkan akibat wabah Virus Corona” Ucap Kapolsek Liukang Kalmas

Selain itu Kapolsek Liukang Kalmas berjanji akan menjamin ketersediaan akomodasi mereka selama berada di Pangkajene serta biaya transportasi mereka sampai mereka bisa kembali ke kampung halamannya di Liukang Kalmas

“Saya atas nama Polsek Lk Kalmas berharap Anak-anak kita ini bisa terjamin biaya dan Akomodasi mereka selama di Pangkajene, dan kami akan jamin itu, terutama biaya Transportasi sampai mereka kembali ke Pulau” Ucap AKP H Nompo.SH

Nompo menambahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kedua kepala sekolah setempat untuk menkelarifikasi adanya berita yang siswa dari pulau Liukang Kalmas terlantar dikota Pangkep akibat Ujian Nasiona Berbasis Komputer ditunda (UNBK), yakni kepala UPT SMA 5 Kalukalukuan, Jamaluddin dan Kepala UPT SMA 14 Pamantauan SMA 14, Imran SP.d,

“Kami sengaja memanggil kedua UPTD untuk bertemu guna membicarakan soal adanya di berita bahwa siswa dari pulau liukang Kalmas terlantar tidak diperhatikan dan sudah membayar 500 ribu, dari hasil komunikasi dengan mereka seluruh siswa yang berasal dari pulau liukang kalmas dalam keadaan sehat semua” tukasnya

Sementara itu UPT SMA 5 Kalukalukuan Jamaluddin menolak jika disebut anak didiknya tersebut terlantar di Pangkajene, menurutnya berita tersebut hanya miskomunikasi dimana siswanya saat ini selama 10 hari terakhir sengaja di titipkan di rumah singgah kepala Desa Sabaru Perumahan Matahari dan melarang mereka keluar karena merebaknya virus corona.

“Tidak betul itu pak hanya mis komunikasi, sekarang kita melarang siswa keluar rumah karena ada penyakit coruna yang sangat menakutkan, siswa semua ini pak tanggung jawab saya pak," tegas jamaluddin

Jamaluddin menambahkan bahwa seluruh siswanya akan dipulangkan pada hari kamis tanggal 26 maret 2020, menggunakan kapal perintis Sabuk 66 dan meminta kepada pihak Polsek Liukang Kalmas untuk mendampingi dan mengawal para siswa sampai dengan selamat di kampung halamannya

“Saya minta tolong kepada Kapolsek supaya dikawal sampai dipulau kalukalukuang karena rencana menggunakan kapal perintis sabuk 66” ujar Jamaluddin

Ditempat yang berbeda Ahmad Mandar,S.Pd salah satu guru yang mendampingi 10 Siswa tersebut mengaku sangat berterima kasih dengan kunjungan Kapolsek Liukang Kalmas tersebut terlebih lagi bantuan sembako untuk pangan siswa selama berada di pangkajene telah tersedia terlebih lagi tiket kepulangan mereka ke kampung halaman sudah diakomodir oleh pihak polsek liukang Kalmas

” Alhamdulillah terima kasih banyak atas kunjungan pak Kapolsek dan atas bantuan Sembako bisa meringankan biaya kami apalagi dibantu biaya tiket Kapal Pelni untuk kepulangan kami yang Insya Allah lusa dengan menggunakan Kapal Sabuk 66″ pungkasnya

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Hari Ini Siswa Asal Kalmas Dipulangkan, Kapolsek Kalmas Tanggung Semua Tiketnya"

Post a Comment