IKLAN

Uang Nasabah BPR Citramas Raib Sebesar 2,7 Miliar, Diduga Digelapkan Eks Direktur

KORANPANGKEP.CO.ID - Uang tabungan sejumlah Nasabah Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Citramas, milik Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, raib, Tak tanggung-tanggung dana nasabah yang raib tersebut jumlahnya miliaran rupiah, dan disinyalir disebabkan adanya dugaan penyelewengan dana nasabah yang dilakukan oleh oknum salah seorang mantan Direktur PD.BPR Citra Mas sendiri.

Hal ini dibenarkan oleh Plt. Direktur BPR Citramas, Andi Ramli, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sudah melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah yang dilakoni mantan pejabat di perusahaannya ke Polres Pangkep. Hal itu dilakukan sekaligus guna membersihkan nama baik perusahaan.

"Semuanya itu digelapkan oleh oknum mantan pejabat di sini (BPR). Kita sudah melaporkannya ke polisi, kita tidak mau terus disalahkan atas kerugian ini karena memang telah terjadi tindak penggelapan oleh oknum di sini,” katanya.

Menurut Ramli Dana yang digelapkan oleh Oknum pejabat BPR Citramas cukup signifikan yakni sebesar Rp.2,7 miliar, milik 13 orang nasabah BPR Citramas, modusnya adalah melakukan take over pelunasan kredit nasabah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulsel Cabang Pangkep, namun dana tersebut tidak disetor masuk ke BPR. Ramli pun mengaku bahwa dirinya telah memberikan keterangan dan data kepada penyidik kepolisian sebagai saksi untuk mengusut kasus tersebut.

“Kita mengalami kerugian, disebabkan memang manajemen yang bermasalah, Direkturnya sudah tidak pernah masuk, ditambah lagi ada indikasi dugaan kerugian negara sebesar Rp2,7 miliar, Kita sudah laporkan dan Kita sudah serahkan semua data kredit, bukti pencairan hingga data rekening koran” terangnya.

Sementara itu Kepala Unit (Kanit) TindakPidana Korupsi (Tipidkor) Polres Pangkep, Ipda Firman, menyebutkan Hingga kini, pihaknya masih mengumpulkan data dan bukti. dan juga masih mendalami kasus tersebut

"
Ini sementara kita lidik, terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana kredit, dimana dana tersebut tidak disetor masuk ke BPR. Sehingga pihak BPR dirugikan dengan tidak jelasnya aliran dana tersebut, kita sudah panggil beberapa dari mereka untuk dimintai keterangannya, ini diduga ada kerjasama antara oknum di BPR dan BPD Pangkep, tunggu saja dalam beberapa pekan kedepan apakah kasus ini bisa naik sidik atau tidak," katanya

Saat ini kata Firman, pihak polres Pangkep juga masih menunggu laporan ke 13 orang nasabah yang merasa dirugikan dan ditipu oleh oknum mantan pejabat BPR Citramas Pangkep tersebut, karena hal tersebut juga termasuk dalam tindak pidana umum.

"Ya harusnya ada pelaporan dari 13 korban itu yang disebut ditipu oknum eks pegawai BPR. Korban di sini harus melaporkan ke polisi karena masuk pidana umum, atas penggelapan dan penipuan,” kata Firman, Rabu (5/2/2020).

Berdasarkan pemeriksaan awal, 13 nasabah ditipu dengan modus tidak menyetorkan dana mereka ke BPR Citramas yang berstatus perusda. Belakangan, hal itu terkuat saat 13 nasabah hendak mengalihkan dana atau kreditnya ke BPD (Bank Sulselbar) Pangkep, dimana dana mereka tidak ada di BPR Citramas.

"Modusnya dititipkan uang oleh ke-13 nasabah untuk melunasi utang di BPR dengan mengambil uang di BPD. Tapi si oknum malah menggelapkan dana tersebut," terang Firman.

Dari data yang dihimpun awak media, mantan pejabat Bank BPR Citra Mas yang diduga menggelapkan uang nasabah sebesar Rp.2,7 Miliar tersebut berinisial AN dengan jabatan Dirut Operasional BPR Citramas dan sudah 2 bulan tidak masuk kantor sejak terkuaknya kasus tersebut di internal manajemen BPR Citramas Pangkep.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Uang Nasabah BPR Citramas Raib Sebesar 2,7 Miliar, Diduga Digelapkan Eks Direktur"

Post a Comment