IKLAN

Tebar Pesona Sebagai Perwira Polisi, Ipda Aldo Alias Nanang Diamankan Polres Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Gegara menebar pesona sebagai anggota polisi berpangkat Inspektur Dua (IPDA) seorang pria bernama Nanang Margasali alias Ipda Aldo (27 tahun) warga asal Kampung Timbusang, Kelurahan Bontoa Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep, Sulsel di amankan personil Polsek Labakkang polres Pangkep, Kamis (13/2/2020), sekitar pukul 09.30 Wita.

"IPDA ALDO" alias Nanang Margasali di amankan petugas karena di ketahui ternyata sebagai polisi gadungan, dan mengaku-ngaku sebagai anggota Polres Gowa, yang mempunyai aset bisnis yang banyak. Dia diamankan di salah satu rumah warga bernama Usman Amir di Kampung Kalibara, Labakkang, Pangkep.

Pengungkapan status keanggotaan Polri "Ipda Aldo" alias Nanang tersebut bermula dengan kecurigaan warga yang melihat sudah dua bulan melihat pelaku mondar mandir diarea dermaga Macini Baji, Labakkang dan bertingkah seolah-olah sebagai pengawas dan memantau wilayah di area dermaga. Sembari sesekali "sang perwira" tersebut menyapa warga dan mengaku sebagai seorang perwira polisi. Hingga akhirnya warga yang merasa curiga dengan gerak-gerik Nanang melaporkan hal ini ke Mapolsek Labakkang.

Mendapat informasi dari masyarakat terkait gerak-gerik lelaki yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi berpangkat perwira tersebut, Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 09.00 Wita personil Polsek Labakkang. bergerak cepat mencari keberadaan pelaku yang diketahui sedang berada dirumah temannya bernama Usman Amir di Kampung Kalibara, Labakkang, Pangkep.

Setelah berhasil mendapatkan Nanang dirumah Usman Amir dalam keadaan pakaian biasa, polisi kemudian mengintrogasi pelaku, dihadapan polisi saat itu Nanang masih mengaku sebagai Ipda Aldo anggota penydik Polres Gowa, anggota Polres Pangkep kemudian menyuruh pelaku menunjukkan identitas, tetapi dia tidak bisa menunjukannya. Saat itu, personel Polsek Labakkang pun langsung mengamankan Nanang dan membawa ke Polsek Labakkang.

Saat di Mapolsek Labakkang polisi kemudian meminta pelaku menunjukan seragam polisi yang biasa dipakai, dan pelaku mengaku menyimpan dirumahnya Kampung Timbusang, Kelurahan Bontoa Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep, Saat itu, personel polsek Labakkang kemudian bergerak lagi ke rumah Nanang.

Disana Nanang mengenakan pakaian seragam polisi lengkap atributnya. dan mengakui jika ia memang bukan seorang polisi, Kemudian personel Polsek Labakkang membawa Nanang ke Satreskrim Polres Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat diintrogasi kembali di Satreskrim Mapolres Pangkep, dihadapan Polisi pelaku mengaku jika ia hanya iseng dan ia mengaku sebagai polisi karena sedang melakukan pendekatan dengan salah seorang warga setempat.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim aji menyebutkan bahwa saat ini pelaku sedang melakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan di Mapolres Pangkep terkait kasus tersebut.

"Saat ini sudah ditangani Reskrim Polres Pangkep, Dia pengen dekat sama temannya warga di situ, jadi dia mengaku sebagai polisi. Tapi warga di situ bilang 'kalau polisi pasti ada seragam dinasnya', nah dia pakai pakaian dinas. Akhirnya warga melapor ke Polsek, kami selidiki dan ternyata memang polisi gadungan" kata AKBP Ibrahim.

Terkait seragam dinas miliknya, Nanang disebut polisi memperoleh dari seorang rekannya di Wajo, Sulsel. Namun Ibrahim memastikan seragam tersebut bukan seragam polisi asli.

"Dikasih sama temannya di Wajo, temannya ini orang biasa. Tapi seragam itu masih kosong, tadi masih ditanya aksesori tambahan, seperti papan nama dan pangkat itu dari mana," katanya.

Kendati diamankan, status hukum perwira gadungan itu belum diputuskan. Polisi beralasan belum ada pihak yang mengaku sebagai korban.

"Belum ada yang melapor sebagai korban. Sementara ini motifnya cuma pengen dekat sama temannya yang di kampung situ, jadi belum ada keterangan dia mengaku polisi dan minta uang misalnya, belum ada," pungkasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Anita Taherong menyebutkan, menurut pengakuan ibu korban, Hasnia (63 tahun) kalau anaknya tersebut sempat mengalami koma karena kecelakaan.

"Itu pengakuan ibunya, dan memang sempat koma, dirawat sebulan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar," ungkap Anita.

Meski begitu, saat ini pihaknya menunggu pemeriksaan lanjutan dari dokter jiwa terkait kondisi pelaku. Reskrim Polres Pangkep juga tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait motif sebenarnya pelaku melakukan hal tersebut.

"Kita tetap lakukan lidik lebih lanjut terkait alasan pelaku melakukan itu, ini untuk mengantisipasi motif pelaku menyalahgunakan identitas palsu, semisal pemerasan dll," jelasnya.

(ADM-KP)


AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

1 Response to "Tebar Pesona Sebagai Perwira Polisi, Ipda Aldo Alias Nanang Diamankan Polres Pangkep"

  1. BERBAGI BONUS CERIA4D DENGAN PELAYANAN RAMAH 24JAM

    New member Bonus Rp.10.000
    Referal berjalan Seumur hidup 1.5%
    Next Deposit 1%
    JP no hp 2.700.000/Jam dan 3.470.000/Hari
    Minimal bett 500Rupiah
    Discont 2D 29% 3D 59% 4D 66%
    Mau JP BERAPAPUN PASTI AMAN BOSSKU

    Cek semua informasi lengkapnya di www.jpceria.info

    CERIA4D AGEN ONLIN
    BONUS CERIA4D
    CERIA4D BBFS 5DIGIT
    CERIA4D PASTI AMAN
    LINK ALTERNATIF CERIA4D
    CERIA4D BANDAR JUDI ONLINE
    CERIA4D PASTI BAYAR
    INFO ADMIN CANTIK CERIA4D

    ReplyDelete