IKLAN

Reka Adegan Pembunuhan di Segeri, Pelaku Nampak Tak Menyesal dan Tersenyum

KORANPANGKEPCO.ID - Polres kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar rekonstruksi adegan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Andi Arsyad (61 tahun) terhadap istri sirinys yang bernama Fatmawati (42 tahun) yang tewas secara mengenaskan setelah di tikam beberapa kali ditubuh korban.pada tanggal 17 Januari 2020 lalu diKampung Panritae, Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten.

Pada rekonstruksi adegan pembunuhan tersebut nampak Andi Arsyad, melakoni adegan bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam berupa badik, kemudian tersangka mencari korban dengan penuh amarah.

Melihat kedatangan suaminya, Fatmawati yang ketakutan mencoba melarikan diri ke rumah tetangga. namun Nahas, dia terjatuh saat dikejar suaminya dan langsung ditikam sebanyak 29 kali hingga korban, Fatmawati tewas

“Sudah digelar rekonstruksi, itu juga terlihat pada reka adegan sebanyak 28 kali. mulai dari memasuki rumah, pelaku memanjat jendela hingga adegan korban mencoba kabur ke rumah tetangga. Lalu terakhir yakni penikaman terhadap korban,  berkali-kali dilakukan penusukan, Pada adegan ke-17 nyawa istrinya melayang,” papar Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong, usai dilakukan rekonstruksi pembunuhan di TKP, Jumat, (20/2/2020).

Anita Taherong mengatakan, sejak ditangkap pada pertengahan Januari lalu, Arsyad tidak pernah menunjukkan rasa penyesalan. bahkan hingga dilakukan reka adegan pelaku beberapakali tersenyum bahkan tertawa saat menjalani rekonstruksi kejadian pembunuhan tersebut. Arsyad sempat ditanyai perihal motif menikam istrinya secara membabi buta. Dengan santai, ia mengaku kesal karena mobil yang biasa dia gunakan ditarik leasing.

"Padahal, dia dengan sadis menghabisi nyawa istrinya dan melukai anak tirinya yang masih berusia sembilan tahun," kata Anita.

Reka ulang kejadian itu juga mempertontonkan adegan saat Arsyad menikam anak tirinya sebanyak tiga kali. Beruntung nyawa anak tiri korban berhasil diselamatkan. Adapun Fatmawati yang mengalami luka parah tewas.

AKP Anita Taherong, menyubut pelaku terancam hukuman berat karena disangkakan pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan. Selain itu, polisi juga menggunakan pasal perlindungan anak untuk menjerat Arsyad.

“Kita jerat Pasal 340 sub Pasal 338 KUHP dan Pasal 80 ayat 2 UU Perlindungan Anak. Pada Pasal 340 diancam hukuman 20 tahun penjara dan Pasal 80 sebanyak 15 tahun penjara,” ujar Anita di sela rekonstruksi kasus tersebut di Mapolres Pangkep, Kamis (20/2/2020).

Sebelumnya diberitakan Seorang Suami bernama Muh Arsyad (61 tahun) warga Kampung Panritae, Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, tega menikam anak tirinya Muh. Thalib (9 tahun) yang masih duduk dibangku SD dan menghabisi nyawa Fatwamati (42 tahun) istri sirinya yang lagi hamil tua dengan beberapa tusukan benda tajam di bagian tubuhnya. Kamis (16/1/2020), sekitar pukul 23.50 WITA.

Peristiwa penganiayaan sadis yang berujung maut ini bermula sekitar pukul 23.30 WITA, pelaku Muh. Arsyad mendatangi rumah korban tapi tak kunjung dibukakan pintu. Sehingga, pelaku terpaksa merusak kaca jendela bagian belakang rumah dan masuk ke rumah melalui jendela tersebut.

Melihat pelaku telah masuk kedalam rumah dalam keadaan marah, korban langsung berusaha melarikan diri dengan keluar rumah melalui pintu depan dan kabur ke rumah tetangganya. Tapi pelaku saat itu tetap mengejar korban dengan membawa badik sudah terhunus.

Ketika korban berusaha membangunkan tetangga rumahnya itu, pelaku berhasil mendapatinya dan langsung menikam di depan rumah tetangganya hingga berulang kali dan menyebabkan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Perilaku keji pelaku tak sampai disitu, anak korban yang masih berumur 9 tahun bernama Muh. Thalib yang juga sempat mengejar ibunya dengan maksud menolongnya itu tidak luput dari keganasan pelaku. Pelajar SD ini juga ikut dianiaya dengan ditikam beberapa kali di tubuhnya hingga ikut terkapar disamping ibunya itu.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor. Tidak berselang lama, pelaku akhirnya diringkus, Jumat (17/1/2020) dini hari tadi, di tempat persembunyiannya, tidak jauh dari kampung setempat.

(ADM-KP)



AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "Reka Adegan Pembunuhan di Segeri, Pelaku Nampak Tak Menyesal dan Tersenyum "

Post a Comment