IKLAN

Perusda Mappatuwo, PDAM, dan BPR Pangkep Dinilai Rugikan Kas Pemkab Pangkep

KORANPANGKEP.CO.ID - Tiga Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pemkab PAngkep) Sulsel tindak memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bahkan ketiga perusda tersebut terus merugi, Hal ini tidak terlepas dari inefisiensi pembelanjaan dan rendahnya kualitas sumber daya manusia yang terdapat dalam tubuh lembaga tersebut.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Pangkep, Irdas, mengatakan, tiga perusahaan daerah yang masih merugi antara lain, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pangkep, Perusda Mappatuwo, dan PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

“Data 2019 kemarin ketiga perusahaan daerah milik pemkab Pangkep ini memang tak ada kontribusinya buat Pemda Pangkep,” ungkapnya

Khusus untuk BPR, Pemkab Pangkep menilai sejauh ini perusahaan itu telah merugi. Sebab, modal yang diberikan Pemkab melalui APBD senilai Rp6 miliar sudah berkurang di angka Rp3 miliar.

“Kalau dilihat dari data itu berarti merugi. Kita tanya alasannya selalu saja berbelit,” ucap dia.

Sedangkan untuk Perusda Mappatuwo, pihak BAPENDA mengungkapkan bahwa sejauh ini masih mengumpulkan data PAD. Sebab adanya persoalan internal di Perusda tersebut mengganggu pendataan.

“Kalau data saat ini juga masih nihil di Mappatuwo. Ini sama seperti di PDAM, belum ada pemasukan sama sekali,” kata

Dia merinci, pihaknya pun telah melakukan klarifikasi kepada pihak masing-masing direksi perusda tersebut. Namun dari hasil audience tak membuahkan hasil maupun data yang akurat.

“Tim kami sudah turun mempertanyakan penyebab tak adanya kontribusi ke PAD Pangkep. Tapi toh tetap saja alasannya berbelit dan sama sekali tak ada laporan pemasukannya,” ucap Asisten III Pemkab Pangkep tersebut.

(ADM-KP)

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

0 Response to "Perusda Mappatuwo, PDAM, dan BPR Pangkep Dinilai Rugikan Kas Pemkab Pangkep"

Post a Comment