Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hendak Menuju Bima NTB, 5 Nelayan Pulau Sanane Dikabarkan Hilang Hingga Saat ini

KORANPANGKEP.CO.ID - Sebanyak lima orang nelayan warga Pulau Sanane, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dikabarkan menghilang hingga saat ini, sejak mereka berangkat meninggalkan kampung halamannya menuju pelabuhan Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) menggunakan Kapal perahu kayu jenis Jolloro pada Senin, 17 Februari 2020 lalu

Padahal normalnya perjalanan dari Pulau Sanane menuju Pelabuhan Bima biasanya cuma ditempuh sehari saja. Karena tak ada kabar hingga sekarang pihak keluarganya bernama Asri melaporkan perihal hilangnya anggota keluarga mereka ke Mapolsek Liukang Tangaya, Rabu (19/2/2020) kemarin. 


Kelima warga yang dilaporkan hilang tersebut diantaranya Jumehan (30 tahun) sebagai juragan kapal, Rani (17 tahun), Ahmad (17 tahun), Rudi (15 tahun) dan Umbu (15 tahun) keempatnya adalah sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di perahu Jolloro tersebut.

“Sudah tiga hari tidak ada kabar dari mereka, harusya sejak kemarin sudah tiba di pelabuhan Bima, saya sudah coba telepon HP Jumehan, tapi handphonnya tidak aktif,” ungkap Asri di depan penyidik di Mapolsek Liukang Tangaya.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Liukang Tangaya, AKP Supriyadi menjelaskan, dari keterangan salah seorang warga Pulau Sanane, bahwa kelima orang tersebut berangkat menggunakan perahu menuju ke Pelabuhan Bima (NTB) dan belum ada kabar hingga saat ini.

“Namun, kelima orang ini, hingga saat ini belum tiba juga di Pelabuhan Bima dan tidak dapat dihubungi,” paparnya. 

AKP Supriyadi, menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan pihak terkait dan nelayan termasuk menghubungi pihak Pelabuhan Bima untuk mencari tahu keberadaan para warga pulau yang hilang ini, Namun sampai sekarang, belum ada kabar terkait keberadaan warga tersebut.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "Hendak Menuju Bima NTB, 5 Nelayan Pulau Sanane Dikabarkan Hilang Hingga Saat ini"